Keluarga Ungkap Detik-Detik Penculikan IP Kepala Cabang Bank di Jakarta

Adik ipak korban, Intania Rizky Utami menceritakan detik-detik penculikan yang dialami oleh korban.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Keluarga Ungkap Detik-Detik Penculikan IP Kepala Cabang Bank di Jakarta
Isak Tangis Pecah Hantarkan Jenazah Kepala Cabang Bank ke Rumah Duka (liputan6.com)

Polisi masih mendalami kasus dugaan penculikan disertai pembunuhan yang dialami IP (37), kepala cabang bank di Jakarta.

Adik ipak korban, Intania Rizky Utami menceritakan detik-detik penculikan yang dialami oleh korban. Kabar itu pertama kali diketahui dirinya ketika istri IP menghubungi sambul histeris. Sang istri bercerita, IP diculik.

"Jadi, awal ketahuan itu ketika kakak saya, istri Almarhum, menelepon bahwa katanya Almarhum itu diculik," kata Intania kepada wartawan di RS Polri, Kamis (21/8).

"Akhirnya kami konfirmasi, dapatlah CCTV yang benar Almarhum itu diculik," sambung dia.

Menurut Intania, IP disergap saat berada di parkiran sebuah supermarket kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

"Itu posisi sedang hujan dan posisi mobil penculiknya itu di sebelah mobil korban. Kami sih curiganya dibuntutin karena posisinya sebelah mobil korban," ujar dia.

Saat kejadian, IP tidak sendirian. Ia baru saja keluar bersama atasannya, namun keduanya menggunakan mobil terpisah.

"Bersama dengan pimpinannya, cuman memang beda kendaraan. Jadi, masing-masing pada saat korban ke parkiran jadi masing-masing dua mobil," ujar dia.

Keluarga mengaku terkejut ketika mendengar korban diculik. Sebab selama ini, almarhum dikenal sebagai sosok yang baik dan tidak punya musuh.

"Enggak ada sih, mas. Jadi, memang semua banyak yang bilang itu beliau itu orang baik. Orang yang sangat baik. Jadi, selama ini kita enggak pernah dengar beliau punya musuh atau punya teman," ujar dia.

Intania berharap polisi segera mengusut tuntas kasus ini. "Harapannya pelakunya segera semua ditangkap, dihukum sebarat-beratnya dan dihukum setimpal," katanya.

Rekomendasi