Keluarga Sempat Ingin Melapor Polisi saat Yodi Hilang Kontak
Merdeka.com - Keluarga almarhum Yodi Prabowo (26), editor metro tv yang tewas ditemukan di pinggir tol Ulujami, Jakarta Selatan, mengaku kesulitan untuk berkomunikasi dengan almarhum, sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Wartini, Bibi korban mengaku, pihak keluarga sempat mencari-cari dan menanyakan keberadaan korban kepada seluruh teman, kerabat dan pacarnya.
"Inikan sebelumnya tidak bisa dihubungi, karena almarhum ini kerja dalam shif. Biasa dia pulang malam kalau masuk sore. Tapi ini dia tidak pulang-pulang dan tidak ," jelas Wartini ditemui di rumah duka di Jalan Alle, Rempoa, Ciputat Timur, Jumat (10/7/2020).
Dengan kondisi itu, orang tua korban jelasnya, hendak membuat laporan Polisi siang tadi.
"Sebenarnya tadi, ayahnya baru mau lapor Polisi, tapi dapat kabar, korban di RS Polri dan langsung disusul ayahnya," kata dia.
Fauzan, rekan sekantor korban menjelaskan, bahwa orang tua korban juga sempat menanyakan keberadaan korban ke pihak kantor.
"Kami satu divisi, tapi beda ruang kerja. Jadi enggak terlalu kenal dekat. Tapi tadi pagi, saya lihat di grup teman-teman editor, pimpinan menanyakan apakah ada yang melihat Yodi, karena infonya sudah beberapa hari enggak pulang ke rumah dan dicari sama keluarganya. Terus beredar info sudah meninggal," ucap Fauzan di rumah duka.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya