Kekalahan Nottingham Forest dari Braga di Liga Europa: Gol Bunuh Diri dan Kartu Merah Jadi Petaka

Nottingham Forest harus mengakui keunggulan Braga setelah menelan kekalahan tipis 0-1 di Liga Europa, diwarnai gol bunuh diri dan kartu merah yang berujung petaka bagi The Tricky Trees.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kekalahan Nottingham Forest dari Braga di Liga Europa: Gol Bunuh Diri dan Kartu Merah Jadi Petaka
Nottingham Forest harus mengakui keunggulan Braga setelah menelan kekalahan tipis 0-1 di Liga Europa, diwarnai gol bunuh diri dan kartu merah yang berujung petaka bagi The Tricky Trees. (AntaraNews)

Nottingham Forest menelan pil pahit saat bertandang ke markas Braga dalam lanjutan fase liga Liga Europa, Kamis waktu setempat. Tim berjuluk The Tricky Trees itu harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 0-1 di Stadion Municipal, Braga. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Forest yang berambisi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Gol semata wayang dalam pertandingan ini tercipta akibat gol bunuh diri gelandang Nottingham Forest, Ryan Yates, pada menit ke-54. Situasi semakin sulit bagi Nottingham Forest setelah pemain pengganti Elliot Anderson diganjar kartu merah oleh wasit menjelang akhir pertandingan. Insiden ini membuat mereka harus bermain dengan 10 orang di sisa waktu laga.

Hasil minor ini menempatkan Nottingham Forest di posisi ke-16 klasemen sementara fase liga Liga Europa dengan koleksi 11 poin dari tujuh pertandingan. Meskipun demikian, peluang tipis untuk lolos ke babak 16 besar secara otomatis masih terbuka lebar bagi skuad asuhan Steve Cooper ini.

Sejak awal pertandingan, kedua tim saling jual beli serangan untuk memecah kebuntuan di Stadion Municipal de Braga. Nottingham Forest sempat memiliki peluang emas melalui eksekusi tendangan Morgan Gibbs-White yang berhasil ditepis kiper Braga, Lukas Hornicek. Braga juga tidak tinggal diam, dengan sundulan Gabri Martinez yang sayangnya masih menyamping dari gawang Nottingham.

Memasuki babak kedua, Nottingham Forest mendapatkan kesempatan emas untuk unggul lebih dulu setelah wasit memberikan hadiah tendangan penalti. Namun, Morgan Gibbs-White yang maju sebagai algojo gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Tendangannya berhasil digagalkan oleh Lukas Hornicek, membuat skor tetap imbang tanpa gol.

Kegagalan penalti ini berujung petaka bagi Nottingham Forest beberapa saat kemudian. Melalui serangan balik cepat, Braga berhasil menekan pertahanan The Tricky Trees. Bola yang coba diantisipasi oleh Ryan Yates justru berbelok arah dan masuk ke gawang sendiri, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Braga pada menit ke-54.

Kekalahan ini tentu saja mempengaruhi posisi Nottingham Forest di tabel klasemen Liga Europa. Dengan 11 poin dari tujuh laga, mereka kini berada di peringkat ke-16, sebuah posisi yang menuntut perjuangan ekstra di sisa pertandingan. Meskipun peluang lolos otomatis ke babak 16 besar semakin menipis, mereka masih memiliki satu pertandingan tersisa untuk memaksimalkan perolehan poin.

Di sisi lain, kemenangan atas Nottingham Forest membawa Braga ke posisi yang lebih nyaman. Tim asal Portugal ini kini menduduki peringkat kelima klasemen sementara dengan 16 poin dari tujuh pertandingan. Kemenangan ini membuka kesempatan besar bagi Braga untuk lolos otomatis ke babak perdelapan final.

Braga hanya perlu meraih kemenangan di pertandingan terakhir mereka untuk mengamankan tiket langsung ke babak selanjutnya. Performa konsisten mereka sepanjang fase liga menunjukkan kesiapan untuk bersaing di level Eropa.

Setelah tertinggal satu gol, Nottingham Forest berupaya keras untuk menyamakan kedudukan di sisa waktu pertandingan. Namun, perjuangan mereka semakin berat setelah harus bermain dengan 10 orang. Pada menit ke-90+4, pemain pengganti Elliot Anderson diganjar kartu merah langsung oleh wasit.

Anderson diusir dari lapangan karena melakukan gestur yang dinilai wasit tidak dapat diterima, menambah daftar kesialan bagi Nottingham Forest di laga tersebut. Bermain dengan kekurangan satu pemain di menit-menit krusial membuat upaya mereka untuk mencetak gol balasan semakin sulit.

Braga memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mempertahankan keunggulan mereka. Pertahanan solid yang mereka tunjukkan berhasil membendung setiap serangan Nottingham Forest. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Braga tetap tidak berubah, mengamankan tiga poin penting di kandang sendiri.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi