Kekalahan di Pilkada DKI jadi pembelajaran PDIP di Pilkada 2018
Merdeka.com - PDIP menjadikan Pilkada DKI Jakarta sebagai salah satu pembelajaran menghadapi pilkada serentak 2018. Mereka akan melakukan konsolidasi agar calon yang diusungnya tidak lagi mengalami kekalahan.
"Iyalah (hasil Pilkada DKI menjadi pembelajaran). Dalam pilkada kemarin itu, kami kurang beruntunglah kalau mau dibilang, di Banten, DKI dan di Gorontalo. Tentu itu menjadi pembelajaran," kata Trimedya Panjaitan, Ketua Bidang Hukum DPP PDIP di Lapangan Mako Brimob Polda Sumut, Rabu (3/5).
Untuk melakukan konsolidasi menghadapi Pilkada 2018, lanjut Trimedya, PDIP akan menggelar Rakernas di Kemayoran, Jakarta, pada 20 dan 21 Mei mendatang. Diperkirakan sekitar 2.000 orang pengurus dari seluruh Indonesia akan dikumpulkan di sana. "Kemungkinan besar sampai tingkat kecamatan yang diundang ke Jakarta, itu diperkirakan bisa 2.000-an orang. Itu proses konsolidasi yang kita lakukan," sebutnya.
Pilkada 2018 dinilai sangat strategis mengingat jumlah pemilih pada pesta demokrasi ini hampir 70 persen dari pemilih pada Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019. Semua partai, termasuk PDIP dipastikan akan serius untuk memenanginya.
Menurut Trimedya, Pilkada 2018 juga akan menentukan posisi Jokowi sebagai calon presiden 2019. PDIP tentu akan menjadi penyokong utama kadernya dalam Pilpres nanti.
"Kalau kami menangnya bisa baik 2018, itu bisa membuat jalan Pak Jokowi jauh lebih mulus pada 2019 nanti," pungkas Trimedya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya