Surabaya Samator berhasil memberikan kekalahan keempat secara beruntun kepada Jakarta Garuda Jaya dalam laga lanjutan Proliga 2026. Pertandingan sengit ini tersaji pada pekan ketujuh putaran kedua yang digelar di Kabupaten Bogor, Sabtu, 22 Februari 2026.
Meskipun kedua tim telah memastikan tiket ke babak final four, laga ini tetap berjalan kompetitif dan penuh drama. Surabaya Samator keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 3-1 (22-25, 27-25, 27-25, 25-23), memperpanjang daftar kekalahan Jakarta Garuda Jaya.
Hasil ini menjadi sorotan mengingat Jakarta Garuda Jaya adalah tim yang memiliki potensi, namun kerap kehilangan fokus di momen-momen penentuan. Kekalahan beruntun ini tentu menjadi evaluasi penting bagi tim menjelang babak selanjutnya.
Advertisement
Advertisement
Jakarta Garuda Jaya memulai pertandingan dengan performa yang menjanjikan, berhasil merebut set pertama dari Surabaya Samator. Timofei Sokolov dan Haikal Hidayatullah tampil sebagai ujung tombak yang efektif, memberikan tekanan signifikan kepada lawan.
Kombinasi serangan dari kedua pemain tersebut sukses membuat Surabaya Samator kewalahan. Jakarta Garuda Jaya menutup set pertama dengan skor 25-22, menunjukkan dominasi awal mereka dalam pertandingan ini.
Keunggulan di set pertama ini sempat memberikan harapan bagi Jakarta Garuda Jaya untuk mengakhiri tren kekalahan mereka. Namun, momentum positif ini tidak dapat dipertahankan hingga akhir pertandingan.
Advertisement
Advertisement
Jalannya set kedua dan ketiga menjadi titik balik bagi Jakarta Garuda Jaya, di mana mereka kehilangan momentum di poin-poin krusial. Pada set kedua, Jakarta Garuda Jaya sempat tertinggal 15-18, namun berhasil membalikkan keadaan menjadi 19-18 dengan mencetak empat poin beruntun.
Tim ini bahkan hampir menutup set kedua dengan kemenangan saat memimpin 24-22. Sayangnya, kelengahan di fase-fase kritis membuat mereka kehilangan set kedua setelah servis dari Jordan Susanto gagal dikembalikan, dan Surabaya Samator unggul 27-25.
Situasi serupa terulang di set ketiga. Jakarta Garuda Jaya memimpin jauh dengan skor 17-11, namun kembali lengah di poin-poin akhir. Surabaya Samator memanfaatkan celah ini, mencetak tiga poin beruntun untuk menyamakan skor menjadi 24-24, sebelum akhirnya spike keras Krisna menyegel kemenangan Samator 27-25.
Advertisement
Advertisement
Set keempat menjadi penentu, di mana Surabaya Samator menunjukkan ketenangan dan pengalaman mereka. Meskipun Jakarta Garuda Jaya sempat memimpin 13-11 setelah mencetak lima poin beruntun, Samator kembali mengambil alih keunggulan.
Permainan Jakarta Garuda Jaya kembali melemah pada fase akhir set keempat, seperti yang terjadi di dua set sebelumnya. Surabaya Samator mencetak dua poin beruntun untuk berbalik memimpin 24-23.
Insiden krusial terjadi saat smes dari Nibras yang sejatinya membuat skor kembali imbang 24-24 dianulir. Poin tersebut berbalik ke Surabaya Samator setelah pemain bernomor punggung 25 itu melakukan attack line fault, mengunci kemenangan Samator 25-23 dan skor akhir 3-1.
Advertisement
Dengan kemenangan ini, Surabaya Samator menutup klasemen di posisi ketiga dengan total 11 poin dari empat kemenangan. Sementara itu, Jakarta Garuda Jaya yang menelan kekalahan keempat secara beruntun menempati posisi keempat dengan lima poin. Jakarta Garuda Jaya masih akan memainkan laga terakhir melawan tim juru kunci Medan Falcons Tirta Bhagasasi pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Sumber: AntaraNews