Kejaksaan Negeri (Kejari) Sigi melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Kamis (3/4/2026). Tindakan ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang sedang ditangani oleh pihak kejaksaan. Penggeledahan tersebut bertujuan mengumpulkan barang bukti terkait kasus yang sedang diselidiki.
Kepala Seksi Intel Kejari Sigi, Resky Andri Ananda, menjelaskan bahwa penggeledahan ini berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pelaksanaan pembangunan dan pengadaan peralatan olahan pakan. Proyek ini berlangsung di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sigi untuk tahun anggaran 2023 dan 2024. Penyelidikan intensif terus dilakukan untuk mengungkap fakta-fakta di balik dugaan pelanggaran hukum ini.
Penggeledahan tidak hanya terpusat di kantor dinas, tetapi juga menyasar beberapa titik lain yang relevan. Langkah ini diambil berdasarkan surat perintah penggeledahan dari Kepala Kejaksaan Negeri Sigi dan penetapan izin dari Pengadilan Negeri Donggala. Pihak berwenang berupaya keras memastikan proses hukum berjalan transparan dan akuntabel.
Advertisement
Advertisement
Kronologi Penggeledahan Kejari Sigi di Dinas Peternakan
Penggeledahan oleh Kejari Sigi dilaksanakan pada Kamis, 3 April 2026, sebagai tindak lanjut dari proses penyidikan. Fokus utama penggeledahan adalah Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sigi. Petugas kejaksaan datang untuk mencari dokumen dan barang bukti yang berkaitan dengan kasus korupsi.
Resky Andri Ananda menegaskan bahwa penggeledahan ini merupakan langkah paksa yang tidak dapat dihalangi oleh pihak manapun. Proses ini sah secara hukum karena didasari oleh surat perintah resmi. Surat perintah penggeledahan bernomor PRINT-01/P.2.20/Fd.2/03/2026 tertanggal 31 Maret 2026 telah diterbitkan.
Selain itu, penetapan izin penggeledahan juga telah diperoleh dari Pengadilan Negeri Donggala. Hal ini menunjukkan bahwa semua prosedur hukum telah dipenuhi sebelum tindakan penggeledahan dilakukan. Kejaksaan berkomitmen untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi ini dengan profesional.
Advertisement
Advertisement
Dugaan Korupsi Proyek Pakan Ternak Sigi
Perkara dugaan korupsi yang diselidiki Kejari Sigi berpusat pada proyek pembangunan dan pengadaan peralatan olahan pakan. Proyek strategis ini merupakan bagian dari anggaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sigi. Pelaksanaannya diduga terjadi penyimpangan selama tahun anggaran 2023 dan 2024.
Tujuan utama penggeledahan ini adalah untuk menemukan barang bukti yang dapat memperkuat pembuktian dalam penanganan perkara. Barang-barang dan dokumen yang ditemukan diharapkan mampu mengungkap modus operandi. Bukti-bukti ini akan menjadi dasar kuat untuk proses hukum selanjutnya.
Pihak kejaksaan telah berhasil mengamankan sejumlah barang maupun dokumen yang berkaitan erat dengan kegiatan tersebut. Bukti-bukti ini kini sedang dalam tahap pengumpulan dan analisis. Setelah ini, Kejari Sigi akan melanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi secara intensif.
Advertisement
Advertisement
Langkah Hukum Selanjutnya dalam Kasus Korupsi Sigi
Resky Andri Ananda menjelaskan bahwa setelah pengumpulan bukti-bukti awal, agenda selanjutnya adalah pemeriksaan saksi. Pemeriksaan ini akan dilakukan secara lebih mendalam dan intensif. Para saksi akan dihadapkan pada bukti-bukti yang telah berhasil dikumpulkan oleh Kejari Sigi sebelumnya.
Langkah ini penting untuk mendapatkan keterangan yang komprehensif dari berbagai pihak terkait. Keterangan saksi diharapkan dapat melengkapi dan memperkuat alat bukti yang telah ada. Proses ini merupakan bagian krusial dalam upaya penegakan hukum.
Kejari Sigi berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap temuan dengan serius. Tujuan akhirnya adalah mengungkap kebenaran dan menyeret pihak-pihak yang bertanggung jawab ke meja hijau. Penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat memberikan efek jera terhadap tindakan korupsi.
Advertisement
Sumber: AntaraNews