Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus penembakan di Medan, pelaku dikabarkan mengaku sebagai polisi

Kasus penembakan di Medan, pelaku dikabarkan mengaku sebagai polisi Ilustrasi Penembakan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi masih menyelidiki kasus penembakan menewaskan Indri Wahyuni (27), seorang ibu rumah tangga, di Kompleks Torganda Blok E No 21, Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Selasa (18/10). Mereka mendalami informasi menyebut pelaku mengaku polisi dan ingin menangkap Syaiful Rizal, suami korban.

"Ini masih kita dalami, apakah mengaku polisi, apakah debt collector atau lainnya," kata Kasat Reserse Kriminal Polrestabes Medan Kompol Fahrizal.

Menurut Fahrizal, Indri tertembak ketika menghalangi saat pelaku mencoba membawa suaminya. "Terjadi pertengkaran dan tarik menarik. Kemudian pelaku menembak korban," jelas Fahrizal.

Seorang warga sekitar, Chandra mengaku mendengar satu kali suara letusan. Dia dan warga lainnya keluar rumah dan melihat Indri terkapar bersimbah darah di depan rumah. "Kena tembak di bagian kepala," ungkat Chandra.

Seperti diberitakan, Indri Wahyuni (27), tewas ditembak di rumahnya di Kompleks Torganda Blok E No 21, Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Selasa (18/10) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Indri tertembak di bagian wajah di bawah mata kanan.

Dia diduga ditembak dengan senjata jenis pistol. Perempuan itu ditembak di hadapan suaminya, Syaiful Rizal. Bahkan saat itu korban disebut tengah menggendong anaknya yang masih balita. (mdk/ang)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP