Kasus Diksar UII, polisi cari file hilang di laptop & kamera pelaku
Merdeka.com - Tim penyidik Polres Karanganyar mengirim sejumlah barang bukti kasus Diksar Mapala Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah (Jateng). Barang yang dikumpulkan dan akan dikirim ke Semarang tersebut adalah 3 kamera, sebuah komputer serta sebuah laptop.
"Hari ini ada 5 barang bukti yang dibawa ke Labfor di Semarang. Ada 3 kamera, sebuah komputer serta sebuah laptop," ujar Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Rachmat Ashari, Selasa (7/2).
Kasat Reskrim mengemukakan, ketiga alat bukti tersebut digunakan saat kegiatan Diksar Mapala di lokasi Dukuh Tlogodlingo, Desa Gondosuli, Tawangmangu, Karanganyar beberapa waktu lalu. Namun sayangnya, lanjut Rachmat, tim penyidik tidak menemukan file apapun dalam peralatan digital itu.
"Tidak ada isinya, benar-benar kosong. Kami menduga file dalam kamera dan komputer itu sudah dihapus sebelum disita," tandasnya.
Lebih lanjut Rachmat menjelaskan, sejumlah barang bukti itu dibawa ke laboratorium forensik sebagai upaya mengembalikan file yang telah dihapus. Ia menambahkan, untuk mengembalikan file tersebut bukanlah pekerjaan sulit. Sehingga ia berharap Labfor secepatnya bisa menyelesaikan, agar penanganan kasus diksar mapala segera selesai.
"Penghapusan file itu bisa menjadi potensi adanya kasus baru, ini namanya penghilangan barang bukti. Harus diketahui kapan dihapusnya dan apa motifnya," jelasnya. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya