Nama Suyudi Ario Seto menjadi salah satu dari empat perwira tinggi mendapat kenaikan pangkat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pemberian kenaikan pangkat itu diserahkan langsung Sigit kepada Suyudi dalam upacara Korps Raport di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/9).
Dengan kenaikan pangkat itu, bintang di Pundak Suyudi bertambah satu sehingga menyandang Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol). Kenaikan pangkat ini diberikan setelah Suyudi Ario Seto resmi dilantik Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Kepala BNN RI pada 25 Agustus 2025.
Selain Suyudi, Sigit juga menaikkan pangkat sejumlah perwira tinggi Polri, di antaranya Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Karyoto, yang kini berpangkat Komjen Pol. Selain itu, terdapat tujuh Pati Polri yang naik pangkat pada jenjang Inspektur Jenderal (Irjen) Pol, antara lain Kapolda Kaltara, Kapolda Banten, Kapolda Aceh, serta pejabat utama di Divhubinter dan Lemdiklat Polri.
Selanjutnya terdapat 18 perwira lainnya naik pada jenjang Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol, yang terdiri atas Wakapolda, pejabat utama Mabes Polri, Kapusjarah, dosen kepolisian, hingga pejabat di BNPT dan BIN.
Bertambahnya bintang di pundak Suyudi, menjadikan pria kelahiran Jakarta pada 14 Juli 1973 ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994 pertama berpangkat Komjen. Dengan begitu, Suyudi tercatat sebagai alumni Akpol 1994 paling moncer. Sementar 12 perwira tinggi tercatat masih berpangkat jenderal bintang dua atau inspektur jenderal (Irjen). Mereka di antaranya adalah Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri, Irjen Pol Mukti Juharsa, Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Setiawan dan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto.
Suyudi meninggalkan rekan seangkatannya di Akpol 1994. Termasuk mantan Kadiv Propam Polri, Komjen Ferdy Sambo. Karier cemerlang Sambo di Polri diketahui harus berakhir setelah terlibat dalam pembunuhan ajudannya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Akibat perbuatannya, Sambo dipecat dari Polri dan dihukum penjara seumur hidup setelah Mahkamah Agung (MA) kasasi vonis mati diputus Pengadilan Tingkat pertama dan banding.
Suyudi Ario Seto merupakan lulusan Akpol 1994 dengan rekam jejak panjang di kepolisian. Menempuh pendidikan di PTIK tahun 2003 dan Sespimti pada 2018, kini beliau dipercaya memimpin BNN RI untuk memperkuat upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Sebelum menjabat sebagai Kepala BNN, Suyudi Ario Seto telah berpengalaman sebagai Kapolda Banten sejak 26 Juni 2024. Lahir di Jakarta pada 14 Juli 1973, Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994 dan memiliki keahlian khusus di bidang reserse.
Ia juga telah menyelesaikan berbagai pendidikan kepolisian, termasuk Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada tahun 2003 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Tinggi (Sespimti) pada tahun 2018.
Suyudi Ario Seto adalah putra daerah Banten yang berasal dari Pandeglang dan memiliki segudang pengalaman di dunia kepolisian. Karirnya dimulai dari posisi bawah, di mana ia pernah menjabat sebagai Kapolsek di beberapa wilayah, termasuk Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kapolsek Metro Tanah Abang, dan Kapolsek Metro Penjaringan. Pengalaman ini membentuknya menjadi sosok yang kompeten dalam menjalankan tugasnya di BNN.
Dalam dunia reserse, Suyudi memiliki pengalaman yang luas dan pernah menduduki beberapa posisi penting. Ia pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kanit Jatanras Polda Metro Jaya, serta Kasat Reskrim di Polres Metro Tangerang Kota dan Polres Metro Jakarta Barat.
Tidak hanya itu, Suyudi juga pernah menjadi Kanit Resmob di Bareskrim Polri. Pada tahun 2014, ia ditugaskan sebagai Kapolres Majalengka. Setelah itu, ia menjabat sebagai Kapolres Bogor dan kemudian menjadi Wakapolres Metro Jakarta Barat pada tahun 2015.
Di tahun 2016, Suyudi kembali ke Jawa Barat sebagai Kapolresta Bogor Kota, dan pada tahun 2017, ia menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat. Selanjutnya, Suyudi diangkat sebagai analis kebijakan Madya di Bidang Pidum Bareskrim Polri.
Pada Maret 2023, ia mendapatkan promosi menjadi Wakapolda Metro Jaya setelah sebelumnya dipercaya menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya selama empat tahun sejak 2019. Pengalaman dan dedikasinya dalam bidang kepolisian telah membentuk kariernya yang mengesankan hingga saat ini.
Advertisement
Suyudi diangkat sebagai Kapolda Banten pada tahun 2024, tepat menjelang pelaksanaan Pilkada. Kemudian, pada tahun 2025, ia menjabat sebagai Pati Bareskrim Polri dalam penugasan di luar struktur.
Selain memiliki karir yang cemerlang, Suyudi Ario Seto juga menerima berbagai penghargaan selama masa baktinya di Korps Bhayangkara. Beberapa penghargaan yang pernah diraihnya antara lain SL. Pengabdian XXIV, SL.
Pengabdian XVI, SL. Pengabdian VIII, SL. Jana Utama, SL. Ksatria Bhayangkara, SL. Karya Bhakti, SL. Bhakti Pendidikan, SL. Dharma Nusa, SL. Bhakti Nusa, dan SL. Operasi Kepolisian.