Kapolri Soal Jumlah Korban Pembunuhan Papua: 19 Pekerja dan 1 Anggota TNI

Rabu, 5 Desember 2018 13:47 Reporter : Supriatin
Kapolri Soal Jumlah Korban Pembunuhan Papua: 19 Pekerja dan 1 Anggota TNI Kapolri Jenderal Tito Karnavian. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyebut korban pembunuhan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, sebanyak 20 orang. Rinciannya 19 orang pekerja pembangunan jembatan, 1 lainnya anggota TNI.

"Informasi sementara adalah 20 orang. 19 Pekerja dan 1 anggota TNI yang gugur," jelas Tito saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/12).

Mantan Kapolda Papua ini menjelaskan pekerja proyek di Nduga, Papua diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Sabtu (1/12). Kelompok pemberontak itu di bawah pimpinan Egianus Kogoya.

Sehari kemudian, kelompok itu menyerang pos TNI di Distrik Mbua, Papua. Pos tersebut dibangun TNI untuk menjaga pekerja proyek infrastruktur di kawasan Nduga.

"Itu (pos TNI) juga diserang. Kekuatan 21 orang diserang. Setelah itu terjadi perlawanan dan mereka (TNI) mundur, tapi sempat satu orang gugur. Kita belum tahu di pihak mereka (KKB) mungkin juga sudah ada korban juga tapi saat ini pengejaran dilakukan," paparnya.

Saat ini, tim gabungan Polri dan TNI sedang memburu kelompok pemberontak. Tim gabungan tersebut dipimpin langsung Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring dan Kapolda Papua Irjen Pol. Martuani Sormin Siregar.

"Kekuatan mereka (KKB) tidak banyak, lebih kurang 30-50 orang dengan 20 pucuk (senjata). Dengan kekuatan yang kita kirim jauh lebih besar karena yakin kita sebentar lagi bisa kita kendalikan," kata Tito.

Kendati demikian, Tito menyadari medan di Nduga, Papua cukup sulit sehingga proses pengejaran terhadap kelompok pemberontak sedikit terhambat. Namun, tim gabungan TNI dan Polri tidak pernah surut untuk memburu kelompok pemberontak.

"Persoalan medan yang berat, hutan dan lain-lain, luas sehingga mereka mungkin akan lari ke sekitar tempat-tempat lain. Ini sudah koordinasi untuk meningkatkan keamanan," jelas dia. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini