Kantor Desa di Garut Dirusak Massa, Pelaku Diduga Pendukung Cakades yang Kalah

Selasa, 8 Juni 2021 23:43 Reporter : Mochammad Iqbal
Kantor Desa di Garut Dirusak Massa, Pelaku Diduga Pendukung Cakades yang Kalah Ilustrasi Garis Polisi. ©2015 merdeka.com/afif

Merdeka.com - Sekelompok warga pendukung salah satu calon kepala desa melakukan aksi perusakan kantor desa. Diduga karena tidak puas jagoan mereka kalah dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak. Akibatnya, sejumlah bagian kantor desa mengalami kerusakan yang cukup serius.

Suhendi (36), salah seorang warga Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut menyebut bahwa aksi perusakan kantor desa itu terjadi di wilayahnya.

"Yang dirusak kantor Desa Pangrumasan. Tadi dirusaknya sebelum isya, sekitar pukul 19.00" sebut Suhendi, Selasa (8/6).

Menurut Suhendi, aksi perusakan kantor desa itu dilakukan oleh puluhan warga yang sengaja mendatangi kantor desa. Dari informasi yang diterimanya, puluhan warga desa yang melakukan aksi perusakan itu adalah pendukung salah satu calon kepala desa yang kalah dalam pemilihan.

"Datang ke kantor desanya barengan, dan mereka langsung melempari kaca-kaca kantor desa. Semuanya langsung pecah. Pas ngobrol sama salah satu, katanya merasa tidak puas sama panitia pemilihan kepala desa yang tidak menerima aduan dari masyarakat terkait politik uang. Jadinya kesel dan melakukan aksi itu," jelasnya.

Dari yang diketahuinya, Suhendi memastikan seluruh kaca yang ada di kantor desa Pangrumasan pecah. Tapi, menurutnya, akibat peristiwa itu tidak ada yang menjadi korban jiwa maupun luka.

Suhendi memastikan bahwa kejadian tersebut sudah ditangani oleh sejumlah pihak.

"Tadi ada pak Camat, pa Kapolsek, pa Danramil juga ada. Warga yang datang ke kantor desa juga sempat dikumpulkan lalu bubar," tutup Suhendi. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penyerangan
  3. Pilkades
  4. Garut
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini