'Kami Berbelasungkawa untuk Pahlawan Demokrasi yang Gugur pada Perjuangan Ini'

Senin, 22 April 2019 19:54 Reporter : Merdeka
'Kami Berbelasungkawa untuk Pahlawan Demokrasi yang Gugur pada Perjuangan Ini' Ilustrasi Pemilu. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Puluhan tokoh lintas agama hingga tokoh masyarakat mendatangi KPU untuk melakukan aksi damai. Aksi damai dimulai dengan pembagian bunga mawar sebagai tanda terima kasih pada KPU yang telah bekerja keras menggelar pemilu.

Sejumlah tokoh hadir adalah Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto alias Cak Nanto, Iwa K, Opie Andaresta, Rizal Mallarangeng, Nong Darol Mahmada. Memakai atribut bendera merah putih, massa bernyanyi lagu perjuangan.

"Kami sampaikan terima kasih kepada KPU yang telah bekerja keras dan profesional melaksanakan tugas sebagai penyelenggara pemilu. Terima kasih juga kami sampaikan atas dedikasi kerja keras aparat berjalan lancar," kata Opie di depan kantor KPU RI, Senin (22/4).

Massa juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya para pahlawan pemilu atau petugas KPPS dalam massa rekapitulasi hasil Pemilu 2019.

"Kami berbelasungkawa pahlawan demokrasi yang gugur perjuangan ini kami turut berduka," kata Cak Nanto

Cak Canto menyatakan masyarakat yakin akan kinerja KPU yang jujur dan adil. "Saya yakin KPU independen jaga integritas, dan KPU akan kuat. Kami mengawal dan bersama KPU," ujar Cak Nanto.

Komisioner KPU Ilham Saputra yang menemui massa pun menerima bunga mawar dari tokoh yang hadir. Ilham mengatakan KPU akan bekerja profesional.

"Prinsipnya kami terus bekerja sesuai prinsip tanpa berpihak pada manapun. Profesional doakan kami bisa bekerja lebih baik lagi," kata Ilham.

Sebelumnya, KPU RI menyatakan terdapat 90 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Jumlah itu berdasar data yang dikumpulkan hingga 22 April 2019, pukul 15.00 WIB. Sebaran terjadinya musibah bagi KPPS itu terjadi di 19 provinsi

"Terkait jumlah sementara pukul 15.00 KPPS yang tertimpa musibah 90 orang meninggal dunia, 374 orang sakit," kata Ketua KPU RI Arief Budiman di Kantor KPU RI.

Sementara dari petugas polisi yang berjaga, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, menuturkan sebanyak 15 anggota polri meninggal saat mengamankan pileg dan pilpres 2019. Sebagian besar penyebabnya diduga karena kelelahan.

"Informasi dari SDM, anggota yang meninggal ada di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, NTT, NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan di wilayah hukum Polda Metro Jaya," ucap Dedi, Senin (22/4).

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini