Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jumlah penumpang per hari relatif sama, tak ada momen puncak mudik di Gambir

Jumlah penumpang per hari relatif sama, tak ada momen puncak mudik di Gambir Arus mudik di Stasiun Gambir. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Arus mudik Lebaran 2018 sudah terjadi sejak akhir pekan lalu. Namun panjangnya libur Lebaran membuat tak begitu terlihat ada puncak mudik di hari tertentu.

Hal itu disampaikan Kepala Stasiun Besar Gambir, Jakarta Pusat, Rizki Afrida. Menurut Rizki, rata-rata ada 20.000 pemudik yang berangkat dari Stasiun Gambir dengan berbagai tujuan.

"Jadi nggak ada yang puncak, nggak ada h-berapa (puncaknya). Jumlah penumpangnya ya kalau kemarin itu 20.200, sekarang 20.100, jadi paling beda-beda tipis, paling beda 20, 50 (penumpang), jadi kalau yang bilang puncak, namanya puncak (arus mudik) nggak ada," ungkap Rizki, di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/6).

Meski tak ada momen puncak mudik, pihaknya memang menambah loket di Stasiun Gambir. Tujuannya agar penumpang lebih mudah terlayani.

"Kita di hari biasa itu kita 2 sampe 3 (loket), sekarang ini kita kadang 4 kadang 5, kita lihat penumpangnya dan lokasinya," ucapnya.

Hari ini, tercatat telah ada 20.157 penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambir. Dengan rincian, 14.054 penumpang menggunakan 32 kereta api reguler dan 5.906 penumpang menggunakan 13 kereta api tambahan lebaran dan penumpang kereta priority 197. Bandung, menjadi tujuan terbanyak pengguna kereta api di sana.

Reporter: Yunizafira Putri

Sumber: Liputan6.com

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP