Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan Presiden Joko Widodo mengucapkan belasungkawa terhadap tenaga medis yang meninggal dunia. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga kata Fadjroel memberikan apresiasi kepada tenaga medis yang bekerja keras dan sangat baik sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia.
"Presiden Joko Widodo menghaturkan belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap tenaga medis yang meninggal dunia dan termasuk kepada keluarga mereka yang ditinggalkan agar tetap disabarkanNYA," kata Fadjroel dalam keterangan pers, Rabu (3/9).
Fadjroel mengatakan pemerintah selalu mengingatakan kepara masyarakat untuk disiplin memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Hal tersebut agar rumah sakit dan tenaga medis tidak kewalahan dalam menangani pasien Covid-19, dan berakibat kurang baik kepada tenaga medis.
"Masyarakat menjadi garis depan memutus rantai penyebaran Covid-19. Kepada tenaga medis dan rumah sakit, Pemerintah juga mengharapkan senantiasa disiplin dalam penerapan sistem sistem shift/pembatasan jam kerja, karena tenaga medis penolong terakhir masyarakat bila terdampak Covid-19," ungkap Fadjroel.
Dia juga mengatakan pemerintah menyiapkan segala hal yang diperlukan untuk melindungi tenaga medis kita, termasuk APD lengkap dan insentif. Diketahui sebelumnya Pada (31/8), IDI (Ikatan Dokter Indonesia) mencatat sudah 100 orang dokter yang meninggal dunia akibat Covid-19 sejak Maret hingga Agustus 2020.