Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi Geram Temukan Waduk Tak Ada Irigasi, Pelabuhan Tidak Punya Akses Jalan

Jokowi Geram Temukan Waduk Tak Ada Irigasi, Pelabuhan Tidak Punya Akses Jalan jokowi. ©2020 Merdeka.com/intan umbari prihatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menemukan ada beberapa program yang tidak tepat sasaran. Dia mencontohkan sebuah waduk di suatu daerah yang tidak memiliki irigasi hingga pembangunan pelabuhan tidak memiliki akses jalan.

"Saya melihat, saya ini di lapangan terus ada waduk tidak ada irigasinya, irigasi primer, irigasi sekunder, irigasi tersier gak ada, ada itu saya temukan di lapangan. Ada bangun pelabuhan, pelabuhan baru tidak ada akses jalan ke situ. Apa-apaan, gimana pelabuhan itu bisa dibilang ada dan tidak hanya satu," katanya saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2021, Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/5).

Oleh karena itu, Jokowi meminta agar BPKP dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) mengawal terkait perencanaan agar tidak ada kesenjangan pembangunan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Sehingga kualitas perencanaan yang perlu ditingkatkan.

"Ini yang harus terus dikawal, ini menyebabkan tidak optimal daya ungkit program dan masyarakat juga dirugikan karena tidak mendapat manfaat dari program itu. Karena itu saya instruksikan, perintahkan agar BPKP, APIP kementerian dan daerah kawal dari dulu sejak awal saat perencanaan, harus diikuti, tidak sekadar mengulang-ulang terus," bebernya.

Jokowi juga meminta agar terkait perencanaan tidak mengulang kesalahan yang sama. Sehingga bisa melakukan perubahan nyata dan bergerak cepat.

"Sehingga semua harus cepat beradaptasi dengan arus gelombang perubahan itu," ungkapnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP