Kasad memastikan akan mengecek penanganan kebakaran hutan dan lahan sebelum Presiden Jokowi turun tangan.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Dudung Abdurachman menegaskan ultimatum Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa jangan ada lagi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih berlaku.
Kasad memastikan akan mengecek penanganan kebakaran hutan dan lahan sebelum Presiden Jokowi turun tangan.
"Saya katakan itu masih berlaku, sebelum presiden yang copot, Kasad dulu yang copot," kata Kasad di Bandara Sultan Thaha Jambi, Kamis (7/9).
Kasad meninjau melalui udara kesiapan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Jambi.
Advertisement
Kasad memuji penanganan kebakaran hutan dan lahan di Jambi bisa ditangani dengan cepat.
Kasad mengatakan, penanganan kebakaran hutan dan lahan di Jambi cepat karena semua unsur terlibat baik dari Polri, TNI dan lainnya.
Menurut Kasad, koordinasi antara stakeholder itu membuat titik api bisa diantisipasi lebih awal dan petugas di lapangan cepat bergeraknya.
"Tadi kita lihat lokasi dengan gubernur Jambi, Kapolda, Pangdam, Dirjen KLHK dan DPR-RI. Kesigapan petugas di lapangan dalam mengatasi Karhutla," kata Kasad.
Advertisement
Menurut Kasad, antisipasi kebakaran hutan dan lahan itu sudah dilakukan sedini mungkin.
Advertisement
Jenderal TNI berpangkat bintang empat ini menjelaskan bahwa pinjauan antisipasi kebakaran hutan dan lahan dilakukannya di tiga lokasi titik api.
Kasad melihat semua pihak langsung sigap memadamkan api tersebut.
"Secara umum untuk kondisi Jambi saat ini baik, pesan saya untuk Satgas Karhutla tetap semangat saat bertugas untuk bangsa dan negara jangan banyak berpikir tapi lakukan," ujar Kasad.
Advertisement
"Saya katakan untuk asap yang di Jambi ini dari Sumatera Selatan, makanya saya terbang langsung kesana serta melihat anggota di lapangan," tutup Kasad.