Jemaah Umroh Meninggal Saat Penerbangan Jeddah-Jakarta

Jemaah Umroh Meninggal Saat Penerbangan Jeddah-Jakarta. Kondisi korban dan dinyatakan telah meninggal dunia yang disebabkan oleh Cardio Respiratory Arrest.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Jemaah Umroh Meninggal Saat Penerbangan Jeddah-Jakarta
Ilustrasi Mayat. ©2013 Merdeka.com

Mengeluhkan maag dan batuk-batuk, jemaah umroh asal Cisoka, kabupaten Tangerang meninggal dalam penerbangan dari Jeddah menuju Jakarta, Senin (14/1) sekitar pukul 07.30 WIB. Kasubag Humas Polres kota Bandara Soekarno-Hatta Iptu Ryanto membenarkan kabar tersebut.

Dalam keterangannya, korban atas nama Uyek pergi beribadah umroh bersama istrinya, Rusmah (51), dan seorang pendamping dari travel Surtinah.

"Kami mendapat laporan korban terbang hari Senin waktu Jeddah sekitar pukul 12.55 bersama istri dan tour leader, menggunakan pesawat SV 826,” kata Kasubag Humas, Senin (14/1).

Diterangkan keluarga korban, Uyek mengeluhkan sakit maag dan batuk sebelum terbang. Berselang 3 jam perjalanan, istri korban memberitahukan tour leader kalau suaminya tidur dan tidak bangun-bangun.

"Setelah diperiksa oleh Pramugari dan tim medis, korban diberikan bantuan pernafasan (CPR) selama 40 menit. Sekira pukul 03.00 waktu Malaysia pesawat landing di Kuala Lumpur Internasional Airport korban dinyatakan sudah meninggal dunia," terang dia.

Setelah mendapat izin dari otoritas Kuala Lumpur International Airport penerbangan SV 826 melanjutkan penerbangan ke Jakarta.

Sesampainya di Bandara Soekarno Hatta, korban langsung dibawa ke Kantor Kesehatan dan dilakukan pemeriksaan. Kondisi korban dan dinyatakan telah meninggal dunia yang disebabkan oleh Cardio Respiratory Arrest.

"Pihak keluarga menerima bahwa almarhum meninggal karena sakit dan menolak dilakukan visum. Selanjutnya Korban dibawa ke rumah duka di Kampung Manggu RT 014 RW 004 Kelurahan Cisoka Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang," katanya.

Rekomendasi