Jelang Pencoblosan Pemilu, Belasan Ribu Warga Tasikmalaya Belum Punya e-KTP

Rabu, 17 April 2019 01:47 Reporter : Mochammad Iqbal
Jelang Pencoblosan Pemilu, Belasan Ribu Warga Tasikmalaya Belum Punya e-KTP Ilustrasi E-KTP. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Belasan ribu warga Tasikmalaya hingga H-1 pencoblosan diketahui belum melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Di Kabupaten Tasikmalaya, tercatat 8.000-an warga yang belum melakukan perekaman, sedangkan di Kota Tasikmalaya sekitar 3.000-an.

"Hingga Selasa (16/4), sekitar 8.000-an warga yang belum melakukan perekaman. Padahal kan untuk menyalurkan hak suara dalam Pemilu 2019 harus sudah melakukan perekaman," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tasikmalaya, Nazmudin Azis kepada wartawan.

Dengan kondisi tersebut, Nazmudin menyebut pihaknya akan membuka pelayanan di hari pemungutan suara besok. Pelayanan sendiri akan dibuka di kantor kecamatan dan kelurahan.

Ia mengungkapkan bahwa masih tingginya angka warga yang belum melakukan perekaman e-KTP sebetulnya sudah diantisipasi. Namun meski demikian, ternyata masih saja banyak warga yang belum melakukan perekaman.

"Masalahnya sendiri bukan karena warga tidak mau melakukan perekaman, tetapi masih ada yang warga yang tidak mendapat informasi dengan baik. Tentunya juga kita tidak akan diam, akan turun langsung ke lapangan, juga mengimbau petugas di kecamatan agar mengajak warga melakukan perekaman," lanjutnya.

Ia pun mengimbau warga agar tidak ragu melakukan perekaman e-KTP di hari pencoblosan. Ia menjamin bahwa e-KTP bisa digunakan untuk menyalurkan hak politik.

Azis mengatakan, warga tak perlu ragu untuk melakukan perekaman e-KTP pada hari pemungutan suara. Ia menjamin, e-KTP bisa digunakan untuk pencoblosan.

Kepala Disdukcapil Kota Tasikmalaya, Imih Misbahul Munir mengatakan, warga yang belum melakukan perekaman KTP-el hingga Senin (15/4) berjumlah 3.954 orang. Hingga Selasa (16/4) diperkirakan masih ada sekitar 3.000-an warga belum merekam.

Untuk mengantisipasi, ia menyebut pelayanan di 10 kecamatan akan dibuka, termasuk di kelurahan.

"Jadi upaya ini all out, namun masalahnya yang belum ter-cover ada di luar kota," ungkapnya.

Imih menyebut bahwa e-KTP tidak hanya berguna untuk menyalurkan hak suara saja dalam pesta demokrasi. Di luar itu, hal tersebut juga adalah amanat undang-undang sehingga ia berharap agar warga yang belum melakukan perekaman segera datang ke Disdukcapil, kecamatan atau kelurahan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya Ade Zaenul Muttaqin mengaku bahwa pihaknya akan terus mendorong masyarakat supaya mereka bisa secepatnya melakukan perekaman e-KTP. Dengan begitu, hak suara warga di Tasikmalaya akan dijamin dalam Pemilu 2019.

"Ketika memang ada masyarakat yang tidak mendapat surat pemberitahuan, tetap bisa mencoblos asal bisa menunjukkan suket, KTP-el atau tanda pengenal lainnya," ucapnya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini