Jakarta kembali memperbarui struktur di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang transportasi publik. Johan Budi Sapto Pribowo, yang sebelumnya menjabat sebagai Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari tahun 2006 hingga 2014, kini resmi dilantik sebagai salah satu Komisaris PT Transportasi Jakarta (TransJakarta).
Penunjukan ini dilakukan oleh para pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada hari Jumat, 1 Agustus 2024. Selain Johan Budi, dua nama lainnya juga diangkat sebagai komisaris baru, yaitu Muhammad Ainul Yakin dan Zudan Arif Fakrulloh.
"Selamat bergabung di Transjakarta kepada Bapak Muhammad Ainul Yakin, Bapak Johan Budi Sapto Pribowo dan Bapak Zudan Arif Fakrulloh," ungkap Tjahyadi DPM, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Minggu (3/8/2025).
Dengan adanya perubahan ini, diharapkan Transjakarta dapat semakin meningkatkan layanan transportasi publik di ibukota, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan lebih baik. Penunjukan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pengelolaan transportasi di Jakarta.
Advertisement
Johan Budi adalah sosok yang sangat dikenal sebagai figur publik yang memiliki pengaruh besar dalam bidang komunikasi, antikorupsi, dan politik. Kariernya dimulai di dunia jurnalistik sebelum ia bergabung dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2006.
Selama delapan tahun, dari 2006 hingga 2014, ia menjabat sebagai Juru Bicara KPK. Dalam perannya ini, Johan menjadi wajah publik KPK yang tegas dan komunikatif, bertugas menyampaikan berbagai informasi penting mengenai upaya pemberantasan korupsi kepada masyarakat.
Setelah menyelesaikan pengabdiannya di KPK, Johan Budi diangkat sebagai Juru Bicara untuk Presiden Joko Widodo pada tahun 2016, dan menduduki posisi tersebut hingga tahun 2019. Dalam perannya ini, dia berfungsi sebagai penghubung antara Istana dan publik, menyampaikan kebijakan serta program pemerintah kepada masyarakat.
Dengan demikian, kontribusinya dalam komunikasi publik sangat signifikan dan berpengaruh terhadap pemahaman masyarakat mengenai langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah.
Advertisement
Pada Pemilu 2019, Johan Budi berhasil terpilih menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan untuk periode 2019--2024. Selama masa jabatannya di parlemen, ia aktif terlibat dalam berbagai kegiatan legislatif dan pengawasan, yang semakin memperkuat posisinya dalam politik nasional.
Mulai 1 Agustus 2025, Johan Budi resmi diangkat sebagai salah satu komisaris PT TransJakarta, sebuah perusahaan yang menyediakan layanan transportasi publik milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penunjukannya sebagai komisaris TransJakarta merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di ibu kota.
Bersama dua komisaris baru lainnya, yaitu Zudan Arif Fakrulloh dan Muhammad Ainul Yakin, Johan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengawasan dan pengembangan strategis perusahaan. Dengan pengalaman dan pengetahuannya, ia diharapkan mampu mendorong inovasi dan perbaikan dalam sistem transportasi publik yang ada.