Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Bak Penampungan Kolam Lele Sukabumi

Korban ditemukan tergeletak di dalam bak mandi, dengan posisi kepala berada di bawah.

Fira Syahrin
Oleh Fira Syahrin - Reporter
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Bak Penampungan Kolam Lele Sukabumi
Warga Kampung Bantarbadak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, digegerkan dengan penemuan mayat pria misterius di bangunan budidaya lele milik BUMDes, Jumat malam (13/3) (Istimewa) (© 2026 Liputan6.com)

Warga Kampung Bantarbadak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang pria yang tidak dikenal di bangunan budidaya lele milik BUMDes pada malam Jumat (13/3).

Korban ditemukan dalam keadaan tersungkur di dalam bak mandi dengan posisi kepala di bawah.

Penemuan ini berawal dari laporan Ketua RW setempat, Solah, yang mendengar suara gaduh seperti seseorang yang mengamuk dari dalam bangunan sekitar pukul 20.00 WIB.

"Ada suara kayak orang ngamuk, mukul-mukul seng dan pintu sampai jebol," ungkap Solah.

Ketika melakukan pengecekan, mereka mendapati pintu bangunan dalam keadaan rusak dan jebol. Pengelola BUMDes, Ipan Murizan, merasa khawatir jika pelaku masih berada di lokasi, sehingga ia melakukan penyisiran dengan perasaan waswas.

"Saya masuk berdua, takutnya ada orang menikam dari belakang," kata Ipan.

Namun, alih-alih menemukan pelaku, mereka malah menemukan jasad di kamar mandi.

"Kaget kami, langsung keluar lagi karena takut," tambahnya.

Ipan menjelaskan bahwa bangunan tersebut adalah aset desa yang baru digunakan untuk ternak lele selama enam bulan terakhir.

"Ke sini 5 hari sekali atau 3 hari sekali karena cuaca lagi nggak bagus," jelas Ipan.

Kepala Desa Pamuruyan, Ujang Dayat, menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan dari warga sekitar yang kehilangan anggota keluarga.

Kapolsek Cibadak, Kompol I Djubaedi, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 21.00 WIB.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan kartu identitas pada pakaian korban, hanya ditemukan uang tunai sebesar Rp 200.000.

"Kondisinya sudah tersungkur di dalam bak. Sementara yang saya lihat belum ada luka," ujar Djubaedi.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk menjalani visum.

Polisi juga menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera memeriksa kondisi korban.

"Mudah-mudahan secepatnya ditemukan keluarganya," sambung dia.

Rekomendasi