Janji Kampanye Terwujud, Pemkab Aceh Barat Gelar Bimbel Gratis untuk 154 Siswa SMA/SMK

Pemkab Aceh Barat meluncurkan program Bimbel Gratis Aceh Barat bagi siswa SMA/SMK/MAN tingkat akhir. Inisiatif ini wujudkan janji kampanye untuk tingkatkan kelulusan ke PTN dan membuka akses pendidikan berkualitas.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Janji Kampanye Terwujud, Pemkab Aceh Barat Gelar Bimbel Gratis untuk 154 Siswa SMA/SMK
Pemkab Aceh Barat meluncurkan program Bimbel Gratis Aceh Barat bagi siswa SMA/SMK/MAN tingkat akhir. Inisiatif ini wujudkan janji kampanye untuk tingkatkan kelulusan ke PTN dan membuka akses pendidikan berkualitas. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat secara resmi meluncurkan program bimbingan belajar (Bimbel) gratis bagi siswa SMA/SMK dan MAN tingkat akhir di wilayahnya. Inisiatif ini merupakan kolaborasi strategis antara Majelis Pendidikan Daerah (MPD) setempat dengan platform pendidikan digital terkemuka, Ruang Guru, yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan.

Program ini mulai dilaksanakan pada 24 Oktober, menyasar 154 siswa terpilih dari total 414 pendaftar yang telah melalui proses seleksi ketat. Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menyatakan bahwa langkah ini merupakan realisasi dari salah satu janji politiknya saat kampanye Pilkada 2024 lalu, menunjukkan komitmen terhadap peningkatan sumber daya manusia.

Dengan alokasi dana sebesar Rp 500 juta, program Bimbel Gratis Aceh Barat ini diharapkan mampu membuka akses lebih luas bagi siswa untuk menembus perguruan tinggi negeri (PTN) ternama. Fokus utamanya adalah membekali peserta dengan materi pembelajaran intensif dan bimbingan profesional selama tiga bulan ke depan.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menegaskan bahwa program Bimbel Gratis Aceh Barat ini adalah bagian integral dari komitmen pemerintah daerah untuk memajukan sektor pendidikan. Menurutnya, inisiatif ini dirancang khusus untuk membantu siswa-siswi di Aceh Barat agar dapat bersaing dan diterima di perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia.

Tarmizi menjelaskan, "Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan tingkat kelulusan siswa ke perguruan tinggi negeri (PTN) ternama." Pernyataan ini disampaikan di Meulaboh dalam keterangan yang diterima pada hari Jumat, menggarisbawahi urgensi program.

Lebih lanjut, Bupati Tarmizi mengungkapkan bahwa program bimbingan belajar gratis ini adalah janji politik yang telah ia sampaikan saat kampanye Pilkada 2024 lalu. Realisasi janji ini diharapkan dapat membangun kepercayaan masyarakat dan memberikan dampak positif yang nyata bagi generasi muda Aceh Barat.

Untuk tahun ini, Pemkab Aceh Barat mengalokasikan dana sebesar Rp 500 juta guna mendukung pelaksanaan program Bimbel Gratis Aceh Barat. Anggaran ini mencakup berbagai fasilitas dan layanan yang akan diterima oleh para peserta terpilih.

Dari 414 pendaftar, sebanyak 154 siswa berhasil lolos seleksi ketat dan berhak mengikuti program ini. Program bimbingan belajar akan berlangsung selama tiga bulan, dengan total 36 kali pertemuan yang intensif.

Materi yang diberikan meliputi modul pembelajaran komprehensif, akses ke aplikasi digital, sesi konsultasi potensi akademik, serta bimbingan langsung dari tutor profesional yang disediakan oleh Ruang Guru. Ketua Majelis Pendidikan Daerah Kabupaten Aceh Barat, Adami Umar, MPd, menyatakan, "Mereka akan mendapat fasilitas belajar lengkap, termasuk konsultasi dan pendampingan akademik selama tiga bulan."

Adami menambahkan bahwa proses seleksi yang ketat ini didasarkan pada kriteria akademik dan komitmen belajar siswa. Ini merupakan salah satu dari 100 program strategis Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat yang fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Salah satu permasalahan utama yang diidentifikasi dalam pendidikan di Aceh Barat adalah masih rendahnya angka kelulusan siswa ke perguruan tinggi bergengsi. Bupati Tarmizi menilai bahwa program Bimbel Gratis Aceh Barat ini menjadi solusi konkret untuk mengatasi tantangan tersebut dan memperluas akses pendidikan berkualitas.

Tarmizi mengungkapkan keprihatinannya, "Selama ini banyak siswa kita yang mendaftar kuliah hanya ikut-ikutan teman tanpa memahami potensi dan arah cita-citanya." Melalui program ini, pemerintah ingin memberikan panduan yang jelas sesuai bakat dan kemampuan masing-masing siswa, sehingga mereka dapat memilih jurusan yang tepat.

Program ini direncanakan akan terus berlanjut setiap tahun. Bupati Tarmizi bahkan berjanji akan menambah alokasi anggaran pada tahun berikutnya jika program ini menunjukkan hasil positif dan terbukti mampu meningkatkan daya saing siswa di kancah nasional. Ini menunjukkan komitmen jangka panjang pemerintah daerah.

Masyarakat Aceh Barat menyambut baik inisiatif ini, melihatnya sebagai bukti keseriusan Pemkab dalam menepati janji kampanye, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan akses pendidikan tinggi. Adami Umar menekankan bahwa ini adalah langkah penting untuk masa depan generasi muda daerah.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi