Petenis nasional Janice Tjen baru-baru ini bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir di Jakarta. Pertemuan ini menjadi ajang perkenalan dan diskusi awal mengenai masa depan olahraga tenis di Indonesia. Janice mengungkapkan harapannya agar pemerintah dapat memberikan dukungan yang lebih konkret bagi para atlet.
Dalam pertemuan tersebut, Janice secara khusus menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas latihan dan penyediaan perlengkapan tenis yang memadai. Ia merasa bahwa dukungan ini krusial untuk pengembangan potensi atlet Indonesia. Pertemuan ini berlangsung pada Kamis (13/11), dan Janice kemudian membagikan pandangannya pada Sabtu (15/11) di Jakarta.
Harapan ini muncul mengingat sebagian besar biaya kompetisi bagi atlet tenis profesional masih ditanggung secara mandiri. Oleh karena itu, Janice berharap program-program pembinaan atlet yang telah disusun oleh Kemenpora dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif.
Advertisement
Advertisement
Janice Tjen, petenis berperingkat ke-53 dunia, menyatakan bahwa pertemuannya dengan Menpora Erick Thohir merupakan langkah awal untuk menjalin komunikasi. Ia berharap dialog ini dapat berlanjut pada kebijakan nyata yang mendukung perkembangan atlet. "Dengan Pak Erick Thohir itu untuk perkenalan saja. Sebelumnya kan memang belum pernah ketemu, dan belum pernah bicara, ngobrol gitu, dan kemarin itu untuk ngobrol saja," kata Janice.
Petenis berusia 23 tahun ini menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memfasilitasi atlet, terutama dalam aspek sarana dan prasarana. "Harapan ke depannya semoga bisa lebih membantu dan memfasilitasi pemain, alat-alat tenis juga," tambahnya. Dukungan ini diharapkan dapat meringankan beban atlet dan memungkinkan mereka fokus pada peningkatan prestasi.
Lebih lanjut, Janice juga menyebutkan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menyusun berbagai program pembinaan. Ia sangat berharap program-program ini tidak hanya menjadi rencana, tetapi benar-benar dapat diwujudkan. "Mereka juga udah menyusun program-program dari Kemenpora. Semoga program-program itu bakal terwujudkan," ujarnya.
Advertisement
Advertisement
Sebagai atlet profesional, Janice Tjen mengakui realitas bahwa sebagian besar biaya untuk mengikuti kompetisi masih harus ditanggung secara mandiri. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet yang ingin berkiprah di kancah internasional. "Pemain tenis profesional memang biayanya masih mandiri dulu. Pemerintah biasanya support lewat event-event negara," jelas Janice.
Meskipun menghadapi tantangan finansial, semangat Janice untuk meraih prestasi tidak pernah surut. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memberikan penampilan terbaik di setiap turnamen yang diikutinya. Target pribadi selalu menjadi yang terbaik, termasuk meraih gelar juara.
Janice Tjen juga masuk dalam daftar atlet yang dipersiapkan untuk SEA Games mendatang. Untuk ajang multi-event tersebut, ia memiliki target yang jelas. "Untuk SEA Games juga semoga bisa meraih medali emas," kata Janice, menunjukkan ambisinya untuk mengharumkan nama bangsa. Namun, ia memastikan bahwa target medali secara spesifik tidak dibahas dalam pertemuannya dengan Menpora.
Advertisement
Advertisement
Di sisi lain, Menpora Erick Thohir menegaskan komitmen kementeriannya untuk terus memberikan dukungan penuh kepada atlet-atlet berpotensi besar seperti Janice Tjen. Dukungan ini bertujuan agar para atlet dapat mencapai level tertinggi, bahkan hingga Olimpiade. Pertemuan antara Menpora dan Janice berlangsung pada Kamis (13/11).
Melalui akun media sosialnya, Menpora Erick Thohir mengungkapkan rasa senangnya dapat bertemu dengan Janice. Ia memuji prestasi Janice yang berhasil menjadi juara tunggal putri pada WTA 250 Chennai Open 2025 di India. Prestasi ini menjadi bukti potensi besar yang dimiliki oleh atlet muda Indonesia.
Menpora juga menyoroti bahwa Janice, yang berusia 23 tahun dan berperingkat ke-53 WTA, memiliki mimpi besar untuk terus meraih prestasi di cabang olahraga tenis. "Tujuannya agar olahraga menjadi cermin kedigdayaan bangsa Indonesia di dunia," tulis Menpora, menggarisbawahi visi besar pemerintah dalam memajukan olahraga nasional.
Advertisement
Komitmen ini diharapkan dapat menjadi angin segar bagi para atlet, khususnya di cabang tenis, untuk terus berjuang dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Sumber: AntaraNews