Jaket Hijau Sobek Jadi Bukti Tragis Affan Ojol Meninggal Dilindas Mobil Rantis Brimob

Seorang anggota keluarga besar membuka kantong plastik berisi pakaian Affan Kurniawan.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Jaket Hijau Sobek Jadi Bukti Tragis Affan Ojol Meninggal Dilindas Mobil Rantis Brimob
Jaket Hijau Sobek Jadi Bukti Tragis Affan Ojol Meninggal Dilindas Mobil Rantis Brimob (Liputan6)

Barang-barang terakhir milik Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demo ricuh di Jalan Pejompongan, Jakarta, Kamis malam (28/8), diperlihatkan pihak keluarga.

Seorang anggota keluarga besar Affan membuka kantong plastik berisi pakaian dan perlengkapan yang dikenakan almarhum pada malam tragis itu.

Salah satunya adalah jaket hijau khas ojol. Kondisinya tampak memprihatinkan: sobek parah di bagian punggung bawah dan lengan, dengan noda hitam menempel jelas di permukaannya.

Celana panjang yang dipakai Affan juga terlihat koyak, sementara sepasang sepatu putih miliknya tampak lusuh dan penuh bekas pakai.

Barang-barang itu kini menjadi saksi bisu yang menggambarkan kerasnya peristiwa yang merenggut nyawa Affan.

Affan Kurniawan (21) kehilangan nyawanya setelah dilindas oleh kendaraan taktis (rantis) Brimob saat berlangsungnya kerusuhan dalam demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada malam Kamis, 28 Agustus 2025.

Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, Andi Kristiyanto, menjelaskan bahwa Affan terpeleset ketika berusaha menyeberang di tengah kericuhan yang terjadi. Mobil barakuda Brimob yang melaju tidak berhenti dan akhirnya melindas tubuhnya.

"Sebetulnya ini kan ada mobil barakuda ini berjalan di tengah dengan kecepatan ini ya. Nah, sepertinya almarhum ini ingin menyeberang dari sebelah kiri ke sebelah kanan, namun terpeleset di tengah," ujarnya.

"Terpeleset di tengah, akhirnya terlindas seperti itu. Nah, saat terlindas ini harusnya kan mobil barakuda itu mundur, tapi itu tidak mundur, karena mungkin juga massa juga bergerak menuju mobil tersebut, hingga akhirnya ya mau tidak mau barakuda itu melanjutkan perjalanannya," tambahnya.

Insiden yang tragis ini memicu kemarahan di kalangan rekan-rekan ojol. Mereka bahkan sempat mengejar kendaraan taktis tersebut hingga masuk ke Mako Brimob di Kwitang.

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam. Prabowo telah memerintahkan agar kasus Affan Kurniawan diselidiki secara menyeluruh dan transparan.

"Sekali lagi, saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan. Saya sudah perintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan," ujarnya.

Prabowo mengingatkan agar petugas yang melanggar norma dan ketentuan yang ada harus mendapatkan sanksi tegas sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

"Petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab seandainya diketemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku," jelas Prabowo.

Tak lama setelah kejadian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung mendatangi keluarga korban di RSCM, Jakarta Pusat, Jumat dini hari (29/8).

Didampingi Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim, Listyo masuk ke ruang duka, memeluk keluarga, dan menyampaikan belasungkawa mendalam.

“Saya menyesali peristiwa yang terjadi dan memohon maaf sedalam-dalamnya,” kata Listyo.

Ia menegaskan, Propam Polri sudah diperintahkan untuk menindaklanjuti kasus tersebut dan memastikan penanganan dilakukan secara serius.

“Saat ini kami sedang mencari keberadaan korban dan saya minta Propam melakukan penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Rekomendasi