Viral di media sosial sebuah video aksi kejar-kejaran antara aparat kepolisian dengan dua pengendara narkoba di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung.
Aksi itu diketahui terjadi pada Kamis sore (18/9). Dalam video itu terlihat sebuah mobil Daihatsu Ayla berwarna abu-abu yang diduga dibawa kedua pelaku tengah berusaha kabur dari kepungan aparat.
Terlihat pula mobil itu pun tetap berusaha kabur dengan menerobos, bahkan satu anggota sempat terkena saat berusaha menghentikan laju kendaraan. Atas aksi perlawanan itu petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dengan melepaskan tembakan ke arah ban mobil agar tak dapat melaju lebih jauh.
Meski sempat berhasil lolos, akhirnya mobil pelaku dapat terhenti setelah mobil ayla itu dihimpit oleh dua mobil aparat kepolisian. Dan kedua orang behasil diamankan dan dilakukan penggeledahan.
Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan sabu yang disembunyikan didalam sebuah gelas plastik bekas air mineral.
Advertisement
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, pun membenarkan atas aksi penangkapan terhadap kedua orang tersebut.
"Benar, aksi itu terjadi sekitar pukul 15.00 Wib di Tulang Bawang Barat. Dan dua orang tersangka sudah berhasil diamankan beserta barang bukti narkotika jenis sabu yang ditemukan saat penggeledahan," katanya, Jumat (19/9).
Ia juga menjelaskan, meski sempat dramatis dengan aksi kejar-kejaran dan adanya perlawanan, namun situasi dapat dikendalikan dengan cepat.
"Ada anggota kami yang hampir menjadi korban karena ditabrak mobil pelaku saat akan kabur. Namun berkat kesigapan dari personel di lapangan, para tersangka akhirnya bisa dilumpuhkan tanpa menimbulkan korban jiwa," jelas Yuni.
Setelah berhasil ditangkap, keduanya yang diketahui berinisial MG dan SM telah dibawa dan ditahan di Mapolres Tulang Bawang Barat untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan.
"Tetap akan kami kembangkan, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat termasuk adanya penjualn narkotika di wilayah Lampung," tegas Yuni.
Yuni menyebutkan jika Polda Lampung akan menindak tegas dan tidak memilik tekait peredaran narkotika khususnya di Lampung.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba dan tindakan kejahatan lainnya," pungkasnya.