Isu Sungai Musi pasang besar 30 Januari resahkan warga Palembang
Merdeka.com - Sejumlah warga Palembang mengaku resah dengan isu Sungai Musi bakal pasang besar pada 30 Januari mendatang. Bahkan, isu ini disebarluaskan oleh Wali Kota Palembang Romi Herton beberapa waktu yang lalu.
Menurut Herman (45), warga Kelurahan 10 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, dirinya kaget ketika membaca surat kabar lokal yang mengatakan bahwa pada tanggal 30 Januari mendatang Sungai Musi meluap tidak seperti biasanya.
"Saya tidak tahu apakah kabar itu memang benar atau tidak. Tapi, karena saya tinggal di pinggiran Sungai Musi cukup resah dengan isu itu," ungkapnya kepada merdeka.com, Kamis (23/1).
Topik pilihan: Banjir Jakarta | Banjir Pantura
Hal senada diungkapkan Rohmawati (51) warga yang tinggal di sekitaran Pasar Kuto Palembang. "Orang-orang pasar selalu cemas dengan kabar itu. Selama ini kami sudah cukup resah saat Sungai Musi pasang yang memang sudah sering. Apalagi bakal ada pasang besar," ujarnya.
Menanggapi keresahan warga bantaran Sungai Musi itu, Kepala BMKG Stasiun Kenten Palembang Muhammad Irdam angkat bicara. Dirinya membantah jika puncak air pasang dan curah hujan akan terjadi pada 30 Januari nanti. Meski demikian, dirinya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.
"Tidak benar isu itu. Isu ini sudah meresahkan masyarakat kita," tegasnya.
Menurut prakiraan cuaca BMKG, kata dia, puncak puncak air pasang yang diiringi meningkatnya curah hujan akan terjadi pada April mendatang.
"Curah hujan pada Januari tidak begitu tinggi jika dibandingkan dengan curah hujan pada Desember tahun lalu. Curah hujan Januari hanya 180 mm sedangkan normalnya 300 mm," tukasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Palembang Romi Herton mengingatkan warga untuk waspada cuaca ekstrem yang bakal terjadi yang terjadi pada 30 Januari mendatang. Pada saat itu Sungai Musi akan mengalami puncak pasang. Hal ini diungkapkannya saat meninjau Pulau Kemaro Palembang, Senin (21/1).
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya