Istana Janji Tuntutan 17+8 Rakyat akan Ditindaklanjuti, Perwakilan Mahasiswa Sudah Diterima
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro memastikan pemerintah akan menindaklanjuti tuntutan 17+8 dari rakyat.
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro memastikan pemerintah akan menindaklanjuti tuntutan 17+8 dari rakyat. Namun, dia tak memberikan jawaban pasti kapan pemerintah akan menindaklanjuti sejumlah tuntutan itu.
"Ya semua ditindak lanjut. Jangan tanya kapan," kata Juri kepada wartawan, Sabtu (6/9/2025).
Juri mengatakan pemerintah sudah mendengarkan tuntutan 17+8 rakyat saat menerima sejumlah perwakilan mahasiswa di Istana Negara Jakarta, Kamis 4 September 2025. Selain Juri, ada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang bertemu mahasiswa.
"Sudah-sudah. Kan sudah diterima, saya yang terima sama menteri," ujarnya.
Perwakilan Mahasiswa Diterima di Istana
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memastikan aspirasi yang disampaikan mahasiswa saat berdialog di Istana Negara Jakarta, Kamis (4/9/2025) akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto. Tak hanya itu, aspirasi-aspirasi tersebut akan disampaikan ke kementerian-kementerian untuk perbaikan kedepanm
"Oh iya iya. Tentu akan disampaikan Sesneg tentu dilanjutkan tidak hanya ke Bapak Presiden tapi ke kementerian-kementerian mana yang perlu kita perbaiki, mana yang perlu kita tingkatkan," kata Brian usai bertemu dengan perwakilan mahasiswa di Istana Negara Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Adapun perwakilan mahasiwa ini bertemu dengan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi dan Mendikti. Pertemuan berlangsung dengan suasana hangat, dimana mahasiswa dan pemerintah duduk di satu meja yang sama.
Brian menyampaikan pemerintah mendengarkan pandangan para mahasiswa untuk memperbaiki kebijakan yang dirasa kurang. Selain itu, pemerintah dan mahasiswa juga membicarakan ide-ide untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dengan waktu cepat.
"Tentu kita berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa dan kita juga ingin diskusi ini bisa berlangsung terus secara berkelanjutan tidak hanya ketika kondisi seperti ini," ujarnya.
"Tapi kita bisa terus menerus saling mengisi saling melihat hal-hal mana yang perlu kita perbaiki bersama," sambung Brian.
Pemerintah Catat Tuntutan Masyarakat
Dia menuturkan ada banyak tuntutan yang disampaikan mahasiswa kepada pemerintah salah satunya, 17+8 Tuntutan Rakyat. Menurut Brian, pemerintah mencatat semua tuntutan masyarakat.
"Oh iya itu pasti juga disampaikan. Banyak hal sekali, tadi banyak sekali tuntutan yang kita semua catat. Sama Mensesneg bersama kami juga hal-hal apa yang perlu kita lakukan untuk perbaikan-perbaikan di berbagai sektor," jelas Brian.
Tuntutan 17+8 tersebut ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto, DPR, TNI, Polri, ketua umum partai politik, dan kementerian di sektor ekonomi. Beberapa tuntutan yakni reformasi DPR, pengesahan RUU Perampasan Aset, pembebasan seluruh demonstan yang ditahan, pembentukan Tim Investigasi Independen kasus Affan Kurniawan, Umar Amarudin, maupun semua korban kekerasan aparat selama demonstrasi 28-30 Agustus, hingga sejumlah tugas bagi Presiden Prabowo Subianto.