Ini penyebab Bandara Adi Soemarmo paling lama dibuka
Merdeka.com - Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah hingga Sabtu (15/2) siang masih dibersihkan dari tumpukan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Kelud. Pembersihan runway dan fasilitas lainnya diperkirakan selesai pada Minggu (16/2) sore. Rencananya bandara ini akan beroperasi seperti biasa mulai pada Senin (17/2) pagi.
General Manager Bandara Internasional Adi Soemarmo, Usman Abdullah mengatakan bandara masih ditutup hingga Minggu karena landasan masih dipenuhi abu vulkanik. Saat ini pihaknya sedang berupaya membersihkan landasan dan beberapa pesawat yang menginap di bandara.
"Sesuai instruksi dari BMKG bandara kita tutup hingga Minggu. Direncanakan pada hari Minggu atau Senin sudah beroperasi. Tergantung kesiapan bandara masing-masing. Saat ini kita dan maskapai melakukan pembersihan landasan pacu dan pesawat dari abu yang menutupi," ujar Usman.
Menurut Usman, ketebalan abu vulkanik yang menutupi landasan pacu mencapai 0,6 centimeter. Pembersihan yang dilakukan sejak Jumat sore kemarin hingga Sabtu pagi baru mencapai 10 persen. Sementara di bagian taxiway belum dilakukan pembersihan. Pihaknya menargetkan pembersihan akan rampung Minggu sore.
Lebih lanjut Usman mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG untuk mengetahui perkembangan kondisi cuaca. Diketahui jarak pandang pilot minimum 5.000 meter. Terkait kerugian yang dialami pihak bandara, Usman mengaku belum bisa menghitungnya.
Selain itu, General Manager Garuda Indonesia Solo Flora Izza juga mengatakan bahwa pesawatnya siap untuk melakukan penerbangan kembali pada hari Senin. Meski siap terbang, pihaknya juga masih menunggu kesiapan Bandara Adi Soemarmo.
"Betul, saat ini pesawat Garuda kita clean up dulu, kemudian akan dicek oleh teknisi, apakah sudah layak terbang. Kalau clean up pesawat, Insya Allah hari ini selesai. Semoga Senin, kalau bandara sudah di declare open, kita bisa langsung siap terbang," ujar Flora.
Seperti diketahui, Bandara Abdulrachman Saleh Malang hari ini sudah mulai beroperasi. Hal serupa dialami Bandara Tunggul Wulung, Cilacap, Jawa Tengah.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang disampaikan Kementerian Perhubungan, Sabtu (15/2), Bandara Juanda Surabaya hari ini ditutup sampai pukul 14.00 Wib. Bandara Husein Sastranegara ditutup hingga pukul 12.00 Wib.
Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta ditutup sampai Minggu 16 Februari pukul 07.00 Wib dan Adi Soemarmo Solo dipastikan masih ditutup sampai Senin 17 Februari pukul 06.00 Wib.
Sebelumnya, kemarin tujuh bandara kemarin ditutup akibat dampak abu vulkanik letusan Kelud. Ditjen Perhubungan Udara juga telah mengeluarkan Ash Volcanic Hazard To Airmen (ASHTAM) Nomor 0370/14.
Tujuh bandara tersebut, yakni:
1. Juanda, Surabaya
2. Adi Soemarmo, Solo
3. Ahmad Yani, Semarang
4. Adi Sutjipto, Yogyakarta
5. Tunggul Wulung, Cilacap
6. Husein Sastranegara, Bandung
7. Abdulrachman Saleh, Malang (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya