Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini kondisi Gunung Kelud pasca meletus

Ini kondisi Gunung Kelud pasca meletus gunung kelud meletus. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pasca meletus pada kamis (13/2) lalu, kawasan wisata Gunung Kelud kini ditutup untuk umum. Pemerintah setempat memberi larangan untuk tidak mendekati lereng gunung dalam radius 10 kilometer.

Pantauan merdeka.com Senin (17/2), gunung setinggi 1713 mdpl itu masih mengeluarkan asap putih. Akses jalan menuju puncak terlihat tertutup oleh matrial Gunung setebal 30 cm, sehingga sulit dilalui oleh kendaraan roda empat ataupun roda dua.

Perjalanan pun dilanjutkan, dengan mendaki gunung hingga jarak radius 3 kilometer sebelum titik letusan. Sesampainya di posisi tersebut, banyak batu besar yang menutupi jalan. Terlihat juga tebing-tebing gunung masih tertutup abu vulkanik.

Dari ketinggian tersebut pun mulai terlihat asap putih yang mengepul tebal dari tengah kawah yang meletus malam itu. Terlihat pula, lahar yang mengendap di dasar sungai tepat di bawah punggungan Gunung Kelud

Sejumlah sarana wisata, baik tempat peristirahatan, area parkir dan sebuah jembatan, dan tiang listrik juga terlihat rusak parah. Pohon-pohon pun meranggas dan sebagian tubang akibat tidak kuat menahan erupsi Gunung Kelud.

Sejumlah pewarta foto yang hendak mengambil gambar kawah letusan pun memilih menghentikan langkahnya di radius satu kilometer katrena telah tercium bau belerang dari kawah gunung.

"Sudah sampai sini aja, bahaya kalau naik lagi," kata salah satu fotografer, Arie Basuki, sambil mengomandoi teman-temanya.

Usai mendapatkan hasil foto, mereka pun akhinya memilih turun kembali, karena takut terjadi hal-hal yang tak diingingkan.

(mdk/war)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP