Ingin pesta miras, dua siswa SMA Negeri di Jembrana ini curi beras
Merdeka.com - Dua pelajar di salah satu SMA Negeri Kabupaten Jembrana, Bali, yakni PM (18) dan MP (17) terpaksa harus merayakan tutup tahun di jeruji sel Polsek Melaya. Keduanya dibui usai tertangkap beraksi mencuri beras.
Tidak tanggung-tanggung, beras hasil curiannya di sejumlah warung mencapai lebih dari sekarung besar.
"Kedua pelajar ini memang spesialis pencurian beras. Mereka melakukan aksinya sejak lama di sejumlah warung dan pasar wilayah Melaya," terang Kapolsek Melaya Kompol Kompol I Ketut Darmita, Selasa (27/12).
Tertangkapnya kedua pelajar ini bukan suatu kebetulan. Darmita mengatakan, lantaran sejumlah pedagang beras melaporkan soal seringnya kehilangan beras dalam jumlah besar. Keresahan para pedagang akhirnya ditindaklanjuti dengan melakukan pengintaian.
Saat melakukan aksinya di warung milik I Wayan Wendra di Desa Nusasari, Melaya, saat itulah keduanya berhasil diringkus. Di warung ini kedua pelaku berhasil mengambil 5 karung beras isian 10 kilogram dan 8 karung beras isian 5 kilogram.
"Saat beraksi di warung Wayan Wendra ini, kedua pelaku sempat dipergoki polisi, namun kabur saat hendak ditangkap dan berhasil dibekuk di jalan pedesaan," kata dia.
Kedua pelaku dalam melakukan aksinya berpura-pura berbelanja, namun saat pemilik warung lengah pelaku membawa kabur beras milik korban. Dari keterangan pelaku beras hasil curian tersebut dijual ke sejumlah warung di desa lain dan hasil penjualannya habis untuk pesta miras.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya