INFOGRAFIS: Fakta-Fakta Ibu Kota DKI Nusantara
Merdeka.com - Pemerintah telah menentukan titik nol kilometer yang menjadi penanda berdirinya Istana Negara di ibu kota baru. Letaknya di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pembangunan ibu kota baru segera dimulai. Seiring disahkannya UU Ibu Kota Negara (IKN) yang baru diketok DPR, kemarin.
Nusantara, nama ibu kota baru Indonesia. Pemerintah Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Nusantara. Ibu Kota baru akan mengusung konsep smart city. Menjadi kota modern. Biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan ibu kota baru sangat besar. Ditaksir mencapai Rp466 Triliun.
Pelaksanaan pembangunan akan terdiri dari lima tahapan yang dimulai pada tahun ini. Tahap pertama berlangsung 2 tahun, mulai 2022 sampai 2024. Tahap II-V rencananya berlangsung selama 20 tahun. Mulai 2025-2045.
Bentuk pemerintahannya pun khusus. Dinamakan Badan Otorita IKN. Pemerintahan daerah yang memiliki kekhususan dan berada setingkat provinsi yang wilayahnya berada pada tingkat kedudukan ibu kota negara Republik Indonesia.
Ibu kota baru Nusantara dipimpin pejabat setingkat menteri. Kepala otorita ibu kota tidak melalui Pemilihan Umum seperti kepala pemerintahan daerah lainnya. Karena setingkat menteri, Kepala Otorita IKN dipilih langsung oleh Presiden dan atas persetujuan DPR. Dengan kata lain, tidak dipilih melalui Pemilu.
Keputusan memindahkan Ibu Kota Indonesia lahir di era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Mimpinya, membangun ibu kota baru yang smart dan berkompetitif di tingkat global. Pembangunan ibu kota baru mengusung konsep berbasis inovasi, teknologi, hingga green ekonomi.
Begitu pula dengan fasilitas yang akan dibangun. Muncul wacana sistem pertahanan ibu kota baru pun dengan teknologi pintar dan canggih. "Kita ingin membangun sebuah new smart metropolis," ujar Jokowi.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya