IMM bantah kadernya terlibat kasus pencemaran nama baik Mentan Amran

Rabu, 13 Juni 2018 19:06 Reporter : Hari Ariyanti
Jumpa Pers IMM. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Polda Metro Jaya telah menetapkan Andi Maghfuri sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik terhadap Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, pada Senin (12/6) kemarin. Andi Maghfuri diketahui sebagai kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Ketua Umum DPP IMM, Ali Muthohirin membantah kadernya terlibat dalam kasus tersebut. Dalam kasus tersebut, Andi Maghfuri disebut hanya meretweet berita dari situs Piyungan Cyber.

"Terkait kasus yang dikenakan pada kader kami sebenarnya adalah web Piyungan Cyber inilah yang jadi penyebab utamanya karena tweet yang dilakukan kader kami ini sebenarnya ingin menjelaskan bahwa Andi Maghfuri ini tidak terlibat dalam web itu. Namanya dicatut mem-publish itu terkait hubungan itu yang tertera dalam web," jelasnya saat jumpa pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (13/6).

"Maksud hati kader kami ini ingin menjelaskan posisi dirinya inilah yang kemudian jadi masalah tersendiri. Tanpa disadari, tanpa tujuan ingin menjatuhkan siapapun. Sekali lagi tanpa ada niat sama sekali," lanjutnya.

Ali mengatakan, ia telah menggali informasi dari Andi Maghfuri. Dari sana ia kemudian meyakini kadernya tak terlibat dalam kasus itu.

"Sampai hari ini pun sama saya sebagai Ketua DPP IMM meyakini bahwa tidak ada itikad jelek sama sekali dari kader kami untuk menjatuhkan siapapun termasuk menjatuhkan bapak menteri itu," ujarnya.

Pihaknya menyerahkan kasus ini ke kepolisian untuk diusut. DPP IMM juga telah menyiapkan kuasa hukum. Pihaknya meminta kepolisian mengusut siapa dalam di balik kasus ini khususnya siapa pihak yang menyebarkan berita soal Menteri Pertanian tersebut.

"Siapa dalang sesungguhnya yang menyebarkan berita ini yang ada di web yang tertera dan beredar selama ini itu sehingga tahu siapa sebenarnya aktornya. Siapa yang membuat web yang berisi tentang hubungan bapak menteri ini," ujarnya.

Ali juga meminta maaf kepada Amran Sulaiman atas kasus ini. "Atas nama Andi Maghfuri, atas nama adik kita, saya pribadi mengucapkan permohonan maaf kepada bapak menteri kalau itu menyinggung bahkan kemudian merusak citra nama beliau," jelasnya. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini