Gus Ipul Pastikan Pengadaan 15.000 Laptop Siswa Sekolah Rakyat Tanpa Kongkalikong

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan pengadaan lebih dari 15.000 laptop untuk siswa Sekolah Rakyat dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Muhammad Radityo Priyasmoro
Gus Ipul Pastikan Pengadaan 15.000 Laptop Siswa Sekolah Rakyat Tanpa Kongkalikong
Mensos Gus Ipul Lantik 1.323 Guru Sekolah Rakyat (@ 2025 merdeka.com)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan pengadaan lebih dari 15.000 laptop untuk siswa Sekolah Rakyat dilakukan secara transparan dan akuntabel. Hal tersebut disampaikan saat makan malam bersama pelajar Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 9 Kota Bandung, didampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Sabtu (9/8).

“Saya sudah minta kepada penanggung jawab pengadaan untuk melaksanakan secara transparan, terbuka, tanpa kongkalikong, dan bebas dari praktik yang melanggar aturan,” kata Gus Ipul dalam siaran pers, Minggu (10/8).

Ia memastikan seluruh siswa Sekolah Rakyat akan mendapatkan satu unit laptop untuk menunjang proses belajar mengajar. Pada tahap pertama, sebanyak 9.705 siswa akan menerima laptop, disusul 5.665 siswa pada tahap kedua, sehingga total mencapai 15.370 penerima manfaat.

“Spesifikasi laptop disesuaikan dengan kebutuhan jenjang pendidikan masing-masing siswa,” jelasnya.

Selain laptop, Kementerian Sosial juga menyalurkan seragam sekolah sebagai fasilitas pendukung. Gus Ipul menegaskan, seluruh proses pengadaan laptop dan seragam dilakukan secara terbuka dan sesuai arahan Presiden untuk mencegah praktik korupsi, kolusi, maupun pelanggaran aturan.

“Karena ini arahan Presiden, tidak boleh ada korupsi. Pastikan semua proses sesuai prosedur dan ketentuan. Kami juga minta pendampingan aparat,” ujarnya.

Menurut Gus Ipul, penyediaan laptop bukan sekadar bantuan fasilitas, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Rakyat.

“Fasilitas ini bagian dari komitmen agar siswa Sekolah Rakyat mendapatkan lingkungan dan sarana belajar yang layak, setara dengan sekolah-sekolah terbaik,” tegasnya.

Saat ini, Sekolah Rakyat telah beroperasi di 67 titik dan ditargetkan mencapai 100 titik pada pertengahan Agustus 2025. Jumlah ini akan bertambah menjadi 159 titik pada September, tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Dalam kunjungan kerja di SRMP 9 Kota Bandung, Mensos dan Wamen PU berdialog dengan siswa dan tenaga pendidik, sekaligus makan malam bersama di asrama sekolah. Momen tersebut diwarnai obrolan santai dan canda, menciptakan suasana kekeluargaan.

Sekolah Rakyat merupakan program Presiden Prabowo yang dilaksanakan lintas kementerian.

Kementerian Sosial bertanggung jawab atas operasional, Kementerian Pekerjaan Umum membangun gedung dan sarana prasarana, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyusun kurikulum dan menyeleksi guru, sementara guru agama disediakan oleh Kementerian Agama.

Pemerintah daerah juga dilibatkan dalam penetapan siswa dan penyediaan lahan pembangunan.

Rekomendasi