Gubernur Sumut Dorong Peningkatan Budaya Kerja ASN Melalui Peringatan Isra Mikraj

Gubernur Sumut Bobby Nasution mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov setempat menjadikan peringatan Isra Mikraj sebagai momentum penting untuk meningkatkan Budaya Kerja ASN berlandaskan keimanan dan tanggung jawab.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gubernur Sumut Dorong Peningkatan Budaya Kerja ASN Melalui Peringatan Isra Mikraj
Gubernur Sumut Bobby Nasution mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov setempat menjadikan peringatan Isra Mikraj sebagai momentum penting untuk meningkatkan Budaya Kerja ASN berlandaskan keimanan dan tanggung jawab. (AntaraNews)

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara untuk menjadikan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sebagai momentum penting. Peristiwa suci ini diharapkan dapat meningkatkan budaya kerja ASN di wilayah tersebut.

Ajakan ini disampaikan Bobby Nasution usai mengikuti peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah di Kantor Gubernur Sumut, Medan, pada Rabu. Beliau menekankan pentingnya peningkatan budaya kerja yang berlandaskan keimanan, ketulusan, dan rasa tanggung jawab sebagai abdi negara.

Peringatan ini menjadi pengingat bagi ribuan ASN di Pemprov Sumut untuk merefleksikan nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan publik. Hal ini sejalan dengan tema acara "Momentum Peningkatan Budaya Kerja ASN Berakhlak untuk Mewujudkan Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Sumatera Utara yang Unggul, Maju dan Berkelanjutan".

Bobby Nasution menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mikraj yang dialami Rasulullah Muhammad SAW merupakan wujud keimanan seorang Muslim. Meskipun umat Islam tidak menyaksikan langsung, keyakinan terhadap kebenaran peristiwa ini menjadi landasan kuat.

Beliau menegaskan bahwa tugas-tugas berat menanti para ASN, dan keyakinan serupa diperlukan untuk dapat melaksanakannya dengan baik. Keyakinan ini, menurutnya, harus menjadi pendorong utama dalam setiap pekerjaan yang diemban.

Gubernur Sumut juga mengaitkan nilai-nilai Isra Mikraj dengan perintah shalat. "Dengan nilai dari peristiwa Isra Mikraj ini, maka harusnya perintah shalat yang kita kerjakan selama ini juga bisa meyakinkan kita. Seberat apa pun tugas harus kita emban dan selesaikan," ujarnya.

Pekerjaan yang tulus, ikhlas, dan dilandasi keimanan diharapkan dapat menjadi pemberat timbangan amal di akhirat, sekaligus meningkatkan kualitas Budaya Kerja ASN.

Keyakinan yang kuat juga sangat berkaitan erat dengan visi besar dan cita-cita pembangunan daerah. Bobby Nasution mengakui bahwa penyampaian visi pembangunan seringkali menimbulkan beragam respons dari publik.

Ia mengambil contoh peristiwa Isra Mikraj pada masa Rasulullah SAW yang sempat menjadi bahan olok-olok kaum kafir Quraisy. Hal ini menunjukkan bahwa setiap gagasan besar pasti akan menghadapi tantangan dan kritik.

Oleh karena itu, para ASN diharapkan memiliki keteguhan hati dan keyakinan dalam menjalankan program-program pemerintah. Fokus pada ketulusan dan keikhlasan dalam bekerja akan membantu mengatasi berbagai rintangan.

Dengan total 36.036 ASN di lingkungan Pemprov Sumatera Utara per akhir 2025, yang terdiri dari 20.897 ASN dan 15.139 PPPK, potensi untuk mewujudkan visi pembangunan daerah sangat besar jika didukung oleh Budaya Kerja ASN yang solid.

Penceramah Ustadz Prof Azhari Akmal Tarigan, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, turut menjelaskan pentingnya ibadah shalat sebagai kewajiban bagi seorang Muslim. Shalat mengandung makna penghambaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Menurut Azhari, shalat memberikan dampak nyata dalam kehidupan sosial, baik melalui gerakan maupun bacaan yang terkandung di dalamnya. Kualitas shalat seseorang memiliki korelasi langsung dengan kualitas hubungannya sesama manusia.

"Jika shalatnya baik, maka hubungan sosialnya pun baik, dan demikian pula sebaliknya," tegas Azhari di hadapan ribuan ASN Pemprov Sumut. Hal ini mengindikasikan bahwa spiritualitas pribadi dapat tercermin dalam interaksi profesional dan Budaya Kerja ASN.

Peningkatan kualitas shalat diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan kerja yang harmonis, penuh integritas, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumatera Utara.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi