Gotong Royong Pemkot Solok Bangun Kembali Rumah Warga Korban Kebakaran di Tanah Garam

Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra memimpin langsung kegiatan gotong royong Pemkot Solok membangun kembali rumah warga yang hangus terbakar di Kelurahan Tanah Garam, wujud kepedulian pemerintah daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gotong Royong Pemkot Solok Bangun Kembali Rumah Warga Korban Kebakaran di Tanah Garam
Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra memimpin langsung kegiatan gotong royong Pemkot Solok membangun kembali rumah warga yang hangus terbakar di Kelurahan Tanah Garam, wujud kepedulian pemerintah daerah. (AntaraNews)

Pemerintah Kota (Pemkot) Solok, Sumatera Barat, menunjukkan kepeduliannya dengan melakukan kegiatan gotong royong. Inisiatif ini bertujuan untuk membangun kembali rumah seorang warga yang sebelumnya hangus terbakar di Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, pada Minggu (5/4/2026).

Musibah kebakaran yang terjadi pada Selasa (31/3/2026) lalu, telah menyebabkan satu unit rumah dan lima unit sepeda motor ludes dilalap api. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, sehingga Pemkot Solok merasa terpanggil untuk segera bertindak. Solidaritas dan dukungan moril serta materiil menjadi fokus utama dalam penanganan pasca-bencana ini.

Wali Kota Ramadhani Kirana Putra menegaskan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah. Tujuannya adalah untuk meringankan beban korban, agar rumah mereka dapat segera dibangun kembali. Hal ini juga menjadi pesan kuat tentang pentingnya kebersamaan dan kepedulian dalam menghadapi cobaan.

Kepedulian dan Solidaritas Pemerintah Kota Solok

Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa warganya. Beliau menyatakan keprihatinan atas kehilangan harta benda dan tempat tinggal yang dialami korban. Kehadiran pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui bantuan materiil, tetapi juga dengan memberikan dukungan moril secara langsung kepada keluarga korban.

Dalam suasana kebersamaan, Ramadhani Kirana Putra terlihat membaur bersama warga setempat, ikut serta dalam proses pembangunan rumah. Dengan mengenakan pakaian santai, beliau tampak memasang batu dan mengaduk semen, menunjukkan partisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong ini. Aksi ini memperkuat ikatan antara pemerintah dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat kebersamaan.

“Kami turut berduka atas musibah yang terjadi. Gotong royong ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus untuk meringankan beban korban agar rumah ini segera dapat dibangun kembali,” ujar Ramadhani Kirana Putra. Beliau berharap agar seluruh korban tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan ini, serta menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan warga berjuang sendiri.

Penanganan Cepat dan Pesan Kewaspadaan

Setelah insiden kebakaran, Pemkot Solok bergerak cepat dengan mengerahkan dinas teknis terkait untuk menyiapkan langkah-langkah penanganan. Koordinasi dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan perbaikan rumah dapat berjalan lancar dan efisien. Wali Kota juga meminta seluruh dinas terkait agar responsif dalam memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh korban.

Musibah ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Solok akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ramadhani Kirana Putra secara khusus menekankan bahaya yang disebabkan oleh instalasi listrik dan penggunaan kompor, terutama di kawasan permukiman padat. Edukasi dan pencegahan menjadi kunci untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

“Tetap semangat, kami tidak akan membiarkan warga berjuang sendiri. Mari kita saling membantu, karena solidaritas adalah kekuatan kita,” tegas Wali Kota Solok. Pesan ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan saling mendukung. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendampingi warganya dalam setiap situasi sulit.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi