Gibran Ungkap Penugasan Dirinya Sebagai Wapres adalah Fokus Perbaikan Kondisi Papua

Gibran membeberkan tugas apa saja yang diembannya sebagai wakil presiden.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Gibran Ungkap Penugasan Dirinya Sebagai Wapres adalah Fokus Perbaikan Kondisi Papua
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sukses mempromosikan QRIS sebagai solusi pembayaran digital efisien di KTT G20 Afrika Selatan, mendorong inklusi keuangan nasional. (AntaraNews)

Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan apa saja yang menjadi tugasnya sebagai Wakil Presiden (Wapres) karena selama ini banyak pihak yang masih mempertanyakan.

Hal ini disampaikan Gibran dalam acara 'Gibran Bicara Bersama Retno Pinasti' Ekslusif Liputan6 SCTV terkait dirinya usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan, 22-23 November lalu.

"Ya kalau penugasan sesuai perpres yang ada ya, itu kami fokus di Papua. Kepemudaan dan olahraga, stunting. Lalu, ada beberapa pekerjaan lain juga seperti ekonomi syariah," kata Gibran saat menjawab pertanyaan Pemimpin Redaksi SCTV & Indosiar, Retno Pinasti seperti dikutip merdeka.com, Rabu (3/12).

"Papua ini menjadi atensi khusus Pak Presiden. Sekarang Pak Presiden punya dua mesin. Jadi ada BP3OKP (Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua) dan juga komite eksekutif yang kemarin baru dilantik oleh beliau," sambungnya.

Sehingga, Presiden Prabowo disebutnya saat ini mempunyai dua mesin untuk mempercepat pembangunan yang ada di Bumi Cendrawasih tersebut. Meski begitu, menurutnya pembangunan itu tidak bisa dilakukan hanya dalam satu atau dua tahun saja dan harus berlanjut.

"Kemarin saya laporkan, Pak ini kebutuhan Papua sekarang adalah bagaimana kita bisa mempercepat jalur Transpapua. Karena di sana yang paling bermasalah adalah akses. Jadi infrastruktur jalan ini harus baik," ujarnya.

"Nanti kalau Transpapua sudah tersambung, otomatis yang namanya inflasi, ketimpangan, masalah pertumbuhan ekonomi, nanti semuanya akan insya Allah terselesaikan. Itu yang kami laporkan ke Pak Presiden kemarin. Dan beliau setuju," tambahnya.

Dalam bincang-bincang tersebut, mantan Wali Kota Solo ini juga mengungkapkan, jika di Jayapura saat ini sudah memiliki Rumah Sakit (RS) yang disebutnya super modern. Hal itu disampaikan usai Gibran pulang atau kembali dari Jayapura beberapa bulan lalu.

"Sudah ada alat CAT Lab, CT Scan, MRI. Jadi warga Papua sudah tidak perlu lagi terbang jauh-jauh ke Makassar untuk berobat. Ada 24 rumah sakit yang akan dibangun di 2025 sampai 2029 nanti. Jadi, kesehatan menjadi concern yang utama," paparnya.

"Pendidikan juga harus kita genjot. Kita lihat di sana MBG sudah jalan. Cek kesehatan gratis di sekolah-sekolah jalan. Lalu kita lihat sekolah rakyat juga jalan," sambungnya.

Kendati demikian, masih banyak PR yang harus dikerjakannya sebagai pembantu presiden. Apalagi disebutnya sudah ada sebuah badan atau lembaga yang baru saja dibentuk Prabowo sebagai kepala negara.

Tujuan pembentukan badan itu ditegaskannya untuk saling sinergi dan bisa mewujudkan program-program dan visi-misi Ketua Umum Partai Gerindra terutama di Papua.

"Jadi dalam waktu dekat apa ada rencana mau ke Papua lagi?," tanya Retno kepada Gibran.

"Setelah kami melapor ke Presiden, melaporkan berbagai hal terkait Papua, dalam waktu dekat saya akan terbang ke sana lagi. Memastikan untuk masalah keamanan nanti kita akan lebih intens lagi berkoordinasi dengan Pak Menteri Pertahanan. Lalu mengenai infrastruktur Trans Papua, kita akan lebih intens lagi berkomunikasi dengan Pak Menko Infra, Mas AHY," jawab Gibran.

"Karena Mas AHY ini juga salah satu Menko yang paling mendorong penyelesaian dari Trans Papua ini," pungkasnya.

Rekomendasi