Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Jumat, 22 November, menegaskan komitmen Indonesia untuk memperluas investasi keluar di Afrika Selatan. Pernyataan penting ini disampaikan dalam Forum CEO Indonesia-Afrika yang berlangsung di Johannesburg. Acara tersebut menjadi platform strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi bilateral kedua negara.
Dalam kesempatan tersebut, Gibran menyoroti peran Afrika Selatan sebagai mitra krusial bagi Indonesia. Negara ini dianggap sebagai pintu gerbang utama untuk penetrasi pasar yang lebih luas di benua Afrika. Indonesia sendiri menawarkan berbagai keunggulan kompetitif di sektor industri.
Keunggulan tersebut meliputi kapasitas industri yang kuat, sumber daya manusia yang terampil, serta jaringan manufaktur yang luas. Selain itu, Indonesia juga menyediakan akses teknologi dan kemudahan masuk ke pasar ASEAN. Ini merupakan tawaran menarik bagi para investor di Afrika.
Advertisement
Advertisement
Wakil Presiden Gibran secara lugas menggarisbawahi pentingnya Afrika Selatan sebagai mitra strategis bagi Indonesia. Kemitraan ini bukan sekadar hubungan bilateral biasa, melainkan sebuah jembatan untuk menjangkau potensi pasar Afrika yang sangat besar. Indonesia melihat peluang besar untuk pertumbuhan ekonomi bersama.
Dalam pidatonya, Gibran menegaskan komitmen Indonesia untuk meningkatkan investasi dan kerja sama ekonomi dengan seluruh benua Afrika. Beliau juga mengajak para pelaku usaha untuk tidak ragu menyampaikan kendala yang mungkin dihadapi. "Saya ingin menekankan komitmen kami untuk meningkatkan investasi dan kerja sama ekonomi dengan Afrika. Jadi, jika ada masalah, mohon informasikan kepada kami," ujarnya.
Komitmen ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam membangun ekosistem investasi yang kondusif. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan iklim bisnis yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Investasi Indonesia Afrika menjadi fokus utama dalam agenda ini.
Advertisement
Advertisement
Forum CEO Indonesia-Afrika ini dinilai sebagai langkah maju yang signifikan untuk memperkuat hubungan. Selain itu, forum ini juga bertujuan untuk memperluas kolaborasi antara Indonesia dan Afrika Selatan. Kerja sama ini diharapkan membawa dampak positif bagi kedua kawasan.
Gibran menekankan bahwa melalui kolaborasi, negara-negara berkembang memiliki kekuatan untuk membentuk masa depan ekonomi global. Beliau menyerukan agar pertumbuhan global tidak hanya kuat, tetapi juga harus adil dan inklusif bagi semua pihak. "Dengan kolaborasi, negara-negara berkembang dapat membentuk masa depan. Pertumbuhan global tidak hanya harus kuat, tetapi juga adil dan inklusif," tegasnya.
Wakil Presiden juga menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh peserta forum. Beliau turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Afrika Selatan atas keramahan dan penyelenggaraan acara yang sangat baik. Hal ini semakin mempererat hubungan diplomatik kedua negara.
Advertisement
Advertisement
Forum CEO Indonesia-Afrika ini merupakan inisiatif penting yang digagas oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia). Peran Kadin sangat vital dalam menjembatani peluang bisnis dan investasi antara kedua kawasan. Ini menunjukkan dukungan kuat dari sektor swasta.
Dalam kunjungan kerja ini, Wakil Presiden Gibran didampingi oleh sejumlah anggota Kabinet Merah Putih. Mereka termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap agenda ini.
Wakil Presiden Gibran tiba di Johannesburg pada Jumat sekitar pukul 15.15 waktu setempat. Selain menghadiri forum ini, ia juga dijadwalkan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Dalam KTT G20, Gibran akan menyampaikan pidato dan menegaskan posisi Indonesia terkait isu-isu global prioritas.
Advertisement
Sumber: AntaraNews