Genangan Air Landa Jakarta, Transjakarta Lakukan Pengalihan Rute Layanan

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan pengalihan sejumlah rute layanan bus dan Mikrotrans pada Sabtu siang akibat genangan air di beberapa ruas jalan di Jakarta. Pengalihan rute Transjakarta ini dilakukan demi keselamatan penumpang.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Genangan Air Landa Jakarta, Transjakarta Lakukan Pengalihan Rute Layanan
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan pengalihan sejumlah rute layanan bus dan Mikrotrans pada Sabtu siang akibat genangan air di beberapa ruas jalan di Jakarta. Pengalihan rute Transjakarta ini dilakukan demi keselamatan penumpang. (AntaraNews)

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memberlakukan penyesuaian operasional pada sejumlah rute layanan bus dan Mikrotrans. Kebijakan ini diambil menyusul adanya genangan air yang melanda beberapa ruas jalan di wilayah Jakarta pada Sabtu siang. Pengalihan rute ini merupakan langkah antisipasi untuk memastikan keselamatan pelanggan serta kelancaran operasional armada di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bahwa penyesuaian ini bersifat sementara. "Penyesuaian operasional ini dilakukan demi menjaga keselamatan dan keamanan pelanggan serta kelancaran armada," ujarnya di Jakarta, Sabtu. Pihak Transjakarta juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat perubahan rute ini.

Transjakarta berkomitmen untuk segera menormalkan kembali seluruh layanan mereka. Hal ini akan dilakukan setelah genangan air surut sepenuhnya dan kondisi lalu lintas kembali memungkinkan untuk dilalui secara normal. Pelanggan diimbau untuk terus memantau informasi terkini mengenai layanan melalui aplikasi resmi Transjakarta dan kanal media sosial mereka.

Beberapa rute Mikrotrans mengalami pengalihan signifikan akibat genangan air yang cukup tinggi di titik-titik tertentu. Pengalihan ini bertujuan untuk menghindari area yang tidak dapat dilalui dan mencari jalur alternatif yang lebih aman. Penyesuaian ini memastikan bahwa layanan transportasi publik tetap dapat diakses meskipun dengan rute yang berbeda.

Salah satu rute yang terdampak adalah Mikrotrans JAK 71 (Kampung Rambutan-Pinang Ranti). Lokasi terdampak berada di Jalan Penggilingan Baru I, tepatnya di sekitar Jalan Hadijid dan SDN 03, yang disebabkan oleh luapan Kali Duku. Untuk mengatasi hambatan ini, rute tersebut dialihkan melalui Jalan Penggilingan Baru II, Jalan Gotong Royong II, sebelum akhirnya menuju Jalan TB Simatupang khusus untuk arah Terminal Kampung Rambutan.

Selain itu, Mikrotrans JAK 37 (PGC-Condet via Kayumanis) juga mengalami perubahan rute. Sejumlah ruas jalan di wilayah Haji Ali tidak dapat dilalui. Oleh karena itu, armada pada rute ini menggunakan jalur T06 Reguler yang melewati Jalan Waru dan Jalan Al Bariyah, baik untuk perjalanan menuju PGC maupun Condet. Pengalihan ini diharapkan dapat meminimalkan gangguan terhadap mobilitas warga.

Tidak hanya Mikrotrans, rute bus Transjakarta juga turut merasakan dampak genangan air yang terjadi di beberapa lokasi strategis. Pengalihan ini penting untuk menjaga jadwal perjalanan semaksimal mungkin dan menghindari penumpukan kendaraan di area yang tergenang. Petugas di lapangan terus memantau kondisi jalan untuk memberikan informasi terbaru kepada pengemudi.

Bus Rute 5N (Kampung Melayu-Ragunan) menjadi salah satu layanan bus yang dialihkan. Lokasi terdampak berada di Jalur Pasar Buncit yang mengarah ke Kampung Melayu. Bus pada rute ini dialihkan setelah melewati Bus Stop Kemang Utara IX, kemudian lurus menuju TL Imigrasi, belok kiri ke Duren Tiga, sebelum kembali ke rute semula menuju Kampung Melayu. Akibat pengalihan ini, Bus Stop Gag. Abdul Wahab dan Pasar Buncit sementara waktu tidak dapat dilayani.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa saat ini banjir terjadi di enam RT di wilayah Jakarta. Lima RT di antaranya berada di Kepulauan Seribu, meliputi Kelurahan Pulau Kelapa (1 RT dengan ketinggian 20 cm akibat ROB), Kelurahan Pulau Harapan (2 RT dengan ketinggian 10-20 cm akibat ROB), dan Kelurahan Pulau Untung Jawa (2 RT dengan ketinggian 10 cm akibat ROB). Di Jakarta Utara, satu RT terdampak, yaitu Kelurahan Pluit (1 RT dengan ketinggian 10 cm akibat ROB). Data ini menunjukkan bahwa genangan air tidak hanya mempengaruhi lalu lintas darat, tetapi juga permukiman warga.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi