Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gara-gara dicampakkan pacar, Boby nekat gantung diri

Gara-gara dicampakkan pacar, Boby nekat gantung diri Ilustrasi gantung diri. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Bayu Nugroho (19), seorang mahasiswa di perguruan tinggi di Kota Semarang ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Bintoro II Nomor 44 RT 8 RW 7, Kelurahan Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, Selasa (21/3) sekitar pukul 16.30 Wib.

Saat ditemukan, Boby, panggilan akrab korban dalam posisi mengantung dengan leher diikat menggunakan sabuk karate yang dikaitkan di lubang pintu bagian atas kamarnya.

Tewasnya Boby secara mengenaskan, pertama kali diketahui oleh Hana Widyanengtiyas (40), pembantu rumah tangga (PRT) yang hendak masuk rumah untuk bersih-bersih di rumah yang dihuni Boby sendirian itu.

"Setiap Selasa dan Jumat saja saya ke sini (rumah Boby). Hari ini (kemarin) kebetulan jatah kerja, saya berangkat dari rumah," ungkap perempuan paruh baya itu.

Saat hendak masuk, Hana curiga karena mencium bau tidak sedap dari dalam rumah Boby.

"Baunya menyengat sekali, karena penasaran saya mencari sumber bau itu. Awalnya saya kira ada batang tikus (tikus mati)," akunya.

Namun, saat masuk ke dalam rumah, Hana langsung dikejutkan dengan pemandangan mengerikan. Tubuh Boby yang tergantung di pintu kamar tepat berada di ruang tengah.

"Sudah membusuk, tubuhnya sudah berwana coklat kehitaman," bebernya.

Kaget melihat pemandangan tragis itu, Hana langsung berlari keluar rumah dan berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung berhamburan menuju ke rumah Boby.

Kemudian kejadian itu dilaporkan ke Mapolsek Gayamsari, Kota Semarang. Petugas yang tiba di lokasi tersebut langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jenasah mahasiswi tersebut ke rumah sakit.

Saat olah TKP, Kapolsek Gayamsari Kompol Dedy Mulyadi mengungkapkan petugas menemukan secarik kertas yang berada di meja tak jauh dari tempat Boby gantung tiri dan dalam posisi setengah berdiri tersebut.

"Secarik kertas itu sepertinya surat wasiat. Namun setelah kami lihat ada tulisan, 'Maafin aku Mi, aku akan sayang sama kamu walaupun aku mati, Love U Lian' juga ada tanda tangan atas nama korban (Boby)," tegas Dedy saat dikonfirmasi merdeka.com Selasa (22/3).

Melihat kalimat yang ada dalam kertas itu, Dedy menduga menduga korban Boby nekad mengakiri hidupnya lantaran ada persoalan asmara dengan kekasihnya yang tega meninggalkan dirinya.

"Diduga sebelum mengantung dia mempunyai masalah dengan pacarnya. Dilihat dari kondisi jenazahnya, korban (Boby) sudah tewas sekitar tiga hari lalu," ungkapnya.

Kabar yang diperoleh dari beberapa tetangganya dari mulut ke mulut, Boby mengalami tekanan batin karena pacarnya tega meninggalkan dirinya akibat diguna-guna oleh lelaki lain. Maka, dengan mudah wanita yang dicintainya memutuskan hubungan asmara yang bertahun-tahun dia jalani.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP