Calon penumpang memperhatikan karya seni produk Nusantara pada ruang instalasi arsitektur Nusantara Heritage bertajuk "Tanah Api, Jejak Jiwa” di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/08/2025). (merdeka.com/ arie basuki)
Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 yang mengusung tema “Kedaulatan Bersatu, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, bandara terbesar di Indonesia, InJourney Airports mempersembahkan instalasi arsitektural Nusantara Heritage bertajuk “Tanah Api, Jejak Jiwa”, Kamis (14/08/2025).
Karya ini dapat dinikmati pengunjung mulai 14 Agustus 2025.Instalasi setinggi delapan meter ini berbentuk kerucut yang terinspirasi dari rumah adat Wae Rebo di Nusa Tenggara Timur. Materialnya memadukan tanah, batu, logam, besi, rotan, dan serat alam, menggambarkan kekuatan alam sekaligus kekayaan budaya Indonesia.
Direktur Komersial InJourney Airports, Veri Y. Setiady, menjelaskan bahwa instalasi “Tanah Api, Jejak Jiwa” memuat tiga elemen utama yang sarat makna. “Pertama, Ring of Fire, merepresentasikan posisi Indonesia di jalur gunung berapi aktif sebagai simbol daya tahan dan produktivitas bangsa. Kedua, bentuk rumah adat kerucut Wae Rebo yang melambangkan kehangatan, perlindungan budaya, dan hubungan spiritual manusia dengan Tuhan. Ketiga, Pradaksina, terinspirasi dari ritual berjalan melingkar di Candi Borobudur, mencerminkan perjalanan kontemplatif manusia dalam mencari makna hidup,” ungkap Veri.
Kehadiran karya ini tak hanya mempercantik terminal, tetapi juga menjadi etalase seni yang memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada para penumpang dan wisatawan dari berbagai penjuru dunia.
Calon penumpang memperhatikan karya seni produk Nusantara pada ruang instalasi arsitektur Nusantara Heritage bertajuk "Tanah Api, Jejak Jiwa” di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/08/2025). merdeka.com/ arie basuki
Calon penumpang memperhatikan karya seni produk Nusantara pada ruang instalasi arsitektur Nusantara Heritage bertajuk "Tanah Api, Jejak Jiwa” di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/08/2025). merdeka.com/ arie basuki
Calon penumpang memperhatikan karya seni produk Nusantara pada ruang instalasi arsitektur Nusantara Heritage bertajuk "Tanah Api, Jejak Jiwa” di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/08/2025). merdeka.com/ arie basuki
Calon penumpang memperhatikan karya seni produk Nusantara pada ruang instalasi arsitektur Nusantara Heritage bertajuk "Tanah Api, Jejak Jiwa” di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/08/2025). merdeka.com/ arie basuki
Calon penumpang memperhatikan karya seni produk Nusantara pada ruang instalasi arsitektur Nusantara Heritage bertajuk "Tanah Api, Jejak Jiwa” di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/08/2025). merdeka.com/ arie basuki
Calon penumpang memperhatikan karya seni produk Nusantara pada ruang instalasi arsitektur Nusantara Heritage bertajuk "Tanah Api, Jejak Jiwa” di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/08/2025). merdeka.com/ arie basuki
Calon penumpang memperhatikan karya seni produk Nusantara pada ruang instalasi arsitektur Nusantara Heritage bertajuk "Tanah Api, Jejak Jiwa” di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/08/2025). merdeka.com/ arie basuki
Calon penumpang memperhatikan karya seni produk Nusantara pada ruang instalasi arsitektur Nusantara Heritage bertajuk "Tanah Api, Jejak Jiwa” di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/08/2025). merdeka.com/ arie basuki
Calon penumpang memperhatikan karya seni produk Nusantara pada ruang instalasi arsitektur Nusantara Heritage bertajuk "Tanah Api, Jejak Jiwa” di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/08/2025). merdeka.com/ arie basuki