FOTO: Konsumsi Ikan Sarden hingga Teri Cegah 750 Ribu Kematian pada 2050

Mengganti daging merah dengan ikan sarden, herring, hingga teri disebut dapat mencegah 750 ribu kematian setiap tahun pada 2050.

Imam Buhori
Oleh Imam Buhori - Reporter
FOTO: Konsumsi Ikan Sarden hingga Teri Cegah 750 Ribu Kematian pada 2050
FOTO: Konsumsi Ikan Sarden hingga Teri Cegah 750 Ribu Kematian pada 2050 (Merdeka.com)

Sejumlah nelayan menurunkan ikan hasil tangkapannya di sebuah dermaga di Kalibaru, Jakarta, pada Jumat (31/5/2024). Mengganti daging merah dengan ikan sarden, herring, hingga teri disebut dapat mencegah 750 ribu kematian setiap tahun pada 2050. Merdeka.com/Imam Buhori

Sejumlah nelayan menurunkan ikan hasil tangkapannya di sebuah dermaga di Kalibaru, Jakarta, pada Jumat (31/5/2024). Mengganti daging merah dengan ikan sarden, herring, hingga teri disebut dapat mencegah 750 ribu kematian setiap tahun pada 2050. Merde
Dok. Istimewa
Hal itu diungkap dalam sebuah penelitian yang dimuat pada jurnal BMJ Global Health, sebagaimana dilansir dari Antaranews, pada April 2024. Merdeka.com/Imam Buhori
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dilansir Medical Daily, penelitian tersebut juga menemukan bahwa konsumsi ketiga ikan itu dapat menurunkan potensi kecacatan yang disebabkan oleh penyakit yang berkaitan dengan pola makan. Merdeka.com/Imam Buhori

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Di sisi lain, konsumsi daging merah dan daging olahan terbukti dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular, seperti stroke, penyakit jantung, diabetes, kanker usus dan penyakit arteri koroner. Merdeka.com/Imam Buhori

Penyakit-penyakit tersebut menyumbang sekitar 70 persen kematian global pada 2019. Merdeka.com/Imam Buhori
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Karena itu, asupan ikan laut yang kaya asam lemak tak jenuh, Omega-3 (DHA dan EPA), dapat mencegah penyakit jantung koroner serta kaya kalsium dan vitamin B12. Merdeka.com/Imam Buhori

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sejumlah nelayan menurunkan ikan hasil tangkapannya di sebuah dermaga di Kalibaru, Jakarta, pada Jumat (31/5/2024). Merdeka.com/Imam Buhori

Rekomendasi