FOTO: Hari Buruh Sedunia, Pekerja Tetap Sibuk Garap Proyek LRT Velodrome-Manggarai

Hari Buruh pada 1 Mei merupakan peringatan yang dirayakan di seluruh dunia untuk menghormati perjuangan dan kontribusi para pekerja dalam mencapai hak-haknya.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: Hari Buruh Sedunia, Pekerja Tetap Sibuk Garap Proyek LRT Velodrome-Manggarai
FOTO: Hari Buruh Sedunia, Pekerja Tetap Sibuk Garap Proyek LRT Velodrome-Manggarai (Merdeka.com)

Pekerja menyelesaikan proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B dengan rute Velodrome-Manggarai, Jakarta, Rabu (1/5/2024). Bertepatan dengan May Day atau Hari Buruh Sedunia, pekerja proyek LRT Jakarta tetap sibuk bekerja. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori

Pekerja menyelesaikan proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B dengan rute Velodrome-Manggarai, Jakarta, Rabu (1/5/2024). Bertepatan dengan May Day atau Hari Buruh Sedunia, pekerja proyek LRT Jakarta tetap sibuk bekerja. Foto: Merdeka.com/Imam Buh
Dok. Istimewa

Hari Buruh pada 1 Mei merupakan peringatan yang dirayakan di seluruh dunia untuk menghormati perjuangan dan kontribusi para pekerja dalam mencapai hak-hak mereka. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori

Hari Buruh pada 1 Mei merupakan peringatan yang dirayakan di seluruh dunia untuk menghormati perjuangan dan kontribusi para pekerja dalam mencapai hak-hak mereka. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Di banyak negara, Hari Buruh dijadikan hari libur nasional dan diisi dengan berbagai macam kegiatan dan demonstrasi. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Para pekerja memanfaatkan kesempatan ini untuk menyuarakan tuntutan mereka, memperjuangkan hak-hak mereka, dan menyoroti isu-isu yang masih terjadi di tempat kerja. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Di Jakarta, aksi unjuk rasa memperingati May Day atau Hari Buruh Sedunia dipusatkan di dua titik, yakni Patung Kuda dan Stadion Madya, kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori

Ada dua tuntutan yang dibawa oleh kelompok buruh pada peringatan May Day 2024. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori

Ada dua tuntutan yang dibawa oleh kelompok buruh pada peringatan May Day 2024. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pertama, mereka meminta Mahkamah Konstitusi mencabut Undang-Undang Cipta Kerja khususnya klaster ketenagakerjaan, petani, lingkungan hidup dan HAM. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kedua, mereka menuntut pemerintah menghapus sistem kerja outsourcing dan memberikan upah yang layak bagi pekerja di Indonesia. Foto: Merdeka.com/Imam Buhori

Rekomendasi