Ratusan umat Katolik tampak memadati area Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta pada Selasa (22/4/2025). Mereka datang untuk menyampaikan bela sungkawa dan mendoakan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Dunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus, yang meninggal dunia di usia 88 tahun.
Warga datang membawa bunga dan cendera mata bergambar Paus Fransiskus sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi sosok yang dikenal membumi dan penuh welas asih itu.
Sebagai informasi, Kedutaan Besar Takhta Suci Vatikan di Jakarta atau Nunsiatura Apostolik membuka pintu bagi jemaah yang hendak mengiringi kepulangan Paus Fransiskus yang meninggal dunia pada Senin, 21 April 2025.
Kedutaan memberi kesempatan kepada para Imam, Bruder, Suster, Bapak Ibu dan Saudara-saudari Umat Beriman serta setiap orang yang ingin menyampaikan ucapan dukacita dan doa. Hal itu terjadwal pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.
Pantauan di lokasi, sejumlah jemaah sudah ramai hadir. Secara bergilir mereka diperbolehkan masuk bergantian ke dalam gedung kedutaan besar Vatikan tepat pada pukul 10.00 WIB.
Diketahui, Paus Fransiskus berpulang ke Rumah Bapa di Surga pada hari Senin, 21 April 2025, pukul 07.35 pagi waktu Roma.
Pendaftaran nominasi Zayed Award untuk Persaudaraan Manusia 2027 telah resmi dibuka, mengundang individu dan organisasi yang berdedikasi memperkuat nilai-nilai kemanusiaan global dan memperebutkan hadiah 1 juta dolar AS.
UIN Datokarama Palu lantang menyuarakan Menteri Agama Nasaruddin Umar layak menerima Nobel Perdamaian Internasional atas kiprahnya membangun jembatan dialog lintas iman yang menginspirasi dunia.
Menteri Agama Umar mewakili Indonesia di forum perdamaian dunia di Roma, mengenang momen istimewa dengan mendiang Paus Fransiskus dan Deklarasi Istiqlal yang menginspirasi.
Menteri Agama RI bertolak ke Vatikan untuk Pertemuan Internasional Perdamaian, membawa semangat Deklarasi Istiqlal yang ditandatangani bersama mendiang Paus Fransiskus.