FOTO: Aksi Fans K-Pop Ramai-Ramai Geruduk Istana, Tolak PPN 12 Persen yang Bikin Tiket Konser Naik
Mereka juga menyoroti nasib masyarakat yang tentunya akan terdampak PPN 12 persen. Kenaikan pajak dinilai akan memberatkan dan mencekik kelas menengah ke bawah.
Keputusan pemerintah menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025 turut menjadi perhatian kelompok muda. Mereka beramai-ramai memprotes PPN 12 persen melalui aksi unjuk rasa di Taman Selayang Pandang, depan Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (19/12/2024).
Aksi unjuk rasa tersebut diikuti beberapa kelompok, salah satunya adalah fans musik pop Korea Selatan (K-Pop).
Dalam aksinya, fans K-Pop itu berunjuk rasa dengan membawa light stick atau tongkat lampu, yang biasa mereka nyalakan saat menonton konser.
Mereka juga membawa sejumlah poster dengan berbagai ungkapan. Di antaranya, "PPN Naik, Tiket Konser Juga Naik" hingga "Pajak Naik, Harga Merch Bias Juga Naik!"
Selain itu, mereka juga menyoroti nasib masyarakat yang tentunya akan terdampak PPN 12 persen. Kenaikan pajak dinilai akan memberatkan dan mencekik kelas menengah dan kelas bawah.
Berikut potret aksi fans K-Pop ramai-ramai geruduk Istana untuk menolak PPN 12 persen:
Aktivitas ekonomi yang menggeliat di Provinsi Banten mendorong pertumbuhan penerimaan pajak Banten sebesar 13,5 persen, mencapai Rp25,02 triliun hingga April 2026. Simak detailnya!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa terdapat 40 perusahaan baja yang telah teridentifikasi tidak memenuhi kewajiban pembayaran PPN.
KPP Pratama Manokwari berhasil mencatat realisasi pajak sebesar Rp461,3 miliar hingga Oktober 2025, didominasi sektor pemerintahan. Angka realisasi pajak KPP Manokwari ini menarik perhatian.
Asosiasi perhiasan mengusulkan skema baru pungutan Pajak Perhiasan hanya di tingkat produsen untuk atasi maraknya produsen ilegal dan optimalkan penerimaan negara. Apa dampaknya?