Advertisement
Advertisement
Lewat aksi tersebut, Greenpeace mengajak publik untuk mewaspadai oligarki yang menyelinap di belakang para kandidat.
Advertisement
tulis Greenpeace Indonesia pada salah satu unggahan di Intagramnya.
Greenpeace juga mendesak para capres untuk memiliki komitme serius untuk melepaskan diri dari agenda oligarki.
“Kami juga mendesak para capres-cawapres memiliki komitmen yang serius dan konkret untuk berpihak kepada rakyat dan melepaskan diri dari agenda-agenda oligarki," kata Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, dikutip dari situs resmi Greenpeace Indonesia.
Advertisement
Advertisement
"Rakyat sudah merasakan dampak buruk dari menguatnya kekuatan ekonomi-politik oligarki di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, seperti terancamnya demokrasi dan pelindungan lingkungan hidup, serta perampasan ruang hidup masyarakat adat dan kelompok rentan lainnya,” lanjutnya.
Aksi unjuk rasa #PemiluTanpaOligarki yang turut menghadirkan boneka gurita raksasa di Bundaran HI, Jakarta, pada Jumat (6/10/2023), berujung pada ditangkapnya 12 aktivis Greenpeace Indonesia.
Advertisement
Advertisement
"Sekitar 10 sampai 12 orang menceburkan diri dengan memasukkan barang-barang tersebut langsung kita amankan," kata Komarudin sebagaimana dilansir Antara.