Fantastis! Insan Pendidikan Jatim Pecahkan Rekor MURI dengan 1.580 Judul Buku Baru

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mencetak Rekor MURI Pendidikan Jatim atas 1.580 judul buku terbaru karya insan pendidikan, menandai geliat literasi luar biasa. Penasaran detailnya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fantastis! Insan Pendidikan Jatim Pecahkan Rekor MURI dengan 1.580 Judul Buku Baru
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mencetak Rekor MURI Pendidikan Jatim atas 1.580 judul buku terbaru karya insan pendidikan, menandai geliat literasi luar biasa. Penasaran detailnya? (AntaraNews)

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur baru saja menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Mereka berhasil mencatatkan Rekor MURI untuk kategori 1.580 judul buku terbaru karya insan pendidikan Jatim. Pencapaian ini menjadi hadiah istimewa dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian luar biasa ini. Ia menekankan pentingnya literasi dan karya tulis sebagai warisan yang abadi. Peluncuran ribuan buku ini diselenggarakan di Surabaya, menandai komitmen serius terhadap dunia pendidikan.

Acara bersejarah ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga menjadi bukti nyata semangat literasi yang membara. Ribuan karya tulis dari guru, kepala sekolah, dan siswa-siswi kini diakui secara nasional. Ini adalah langkah maju yang signifikan bagi pengembangan pendidikan di Jawa Timur.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan pendidikan Jatim yang telah berkontribusi. Ia menyebut karya-karya tersebut sebagai “hadiah luar biasa untuk ulang tahun Ke-80 Pemprov Jatim, hadiah berupa tulisan, karya, dan gagasan strategis dari insan pendidikan kita.” Apresiasi ini mencerminkan pengakuan terhadap dedikasi mereka.

Khofifah juga menegaskan bahwa literasi dan karya tulis merupakan warisan yang tak lekang oleh waktu. Ia mengutip sebuah pepatah, “Kalau kita ingin hidup seribu tahun lagi, menulislah.” Pesan ini mendorong semangat insan pendidikan untuk terus berkarya dan meninggalkan jejak berharga.

Sebagai bentuk penghargaan, Gubernur Khofifah memberikan apresiasi kepada sekolah dengan pengumpulan judul buku terbanyak. Penghargaan juga diberikan kepada para penulis terbaik, meliputi kepala SMA/SMK, murid, guru, tenaga kependidikan, pengawas sekolah, dan kepala cabang Dinas Pendidikan wilayah.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengungkapkan bahwa geliat literasi di lingkungan pendidikan provinsi ini telah berlangsung konsisten. Upaya ini telah berjalan selama dua tahun terakhir, menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap peningkatan minat baca dan tulis.

Tercatat, sebanyak 9.300 buku telah dihasilkan oleh insan pendidikan Jawa Timur hingga tahun 2025. Dari jumlah tersebut, 1.580 di antaranya merupakan judul terbaru yang ditulis sepanjang tahun 2024–2025. Pencapaian ini jauh melampaui target awal yang hanya 8.000 buku.

Aries menambahkan, “Target kami sesuai 8 ribu awalnya dengan angka HUT Provinsi Jawa Timur yakni 80. Tapi rupanya data karya buku yang masuk mencapai 9.300 lebih ini menandakan bahwa murid kita, guru, kepala sekolah, pengawas hingga kepala cabang ingin menghidupkan literasi menjadi bagian dari keseharian mereka.” Ini menunjukkan antusiasme tinggi dari seluruh elemen pendidikan.

Seluruh karya buku yang telah dicetak akan didistribusikan kembali ke perpustakaan sekolah masing-masing. Pendistribusian ini akan dilakukan di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, memastikan akses literasi yang merata bagi siswa dan guru.

Pencatatan Rekor MURI ini merupakan salah satu dari empat kegiatan besar yang diselenggarakan untuk memeriahkan HUT ke-80 Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ini menunjukkan bahwa semangat literasi menjadi fokus utama dalam perayaan tahun ini.

Selain peluncuran buku, Dinas Pendidikan juga menggelar pameran dan bedah buku serentak di 24 cabang wilayah. Acara ini berlangsung dari tanggal 3 hingga 5 Oktober 2025, dengan menghadirkan pemateri dari penggiat literasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan para penulis nasional.

Mantan Penjabat Wali Kota Batu itu menjelaskan bahwa kegiatan lain yang turut memeriahkan adalah Lomba Cerdas Cermat, Lomba Paduan Suara Mars Jawa Timur, dan Jatim Bersimfoni. Rangkaian acara ini bertujuan untuk menggalakkan berbagai aspek kreativitas dan kecerdasan di kalangan pelajar.

Final lomba paduan suara akan menjadi puncak acara yang digelar serentak oleh 38 kabupaten/kota. Acara ini akan dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi pada tanggal 10 Oktober mendatang, menambah semarak perayaan HUT provinsi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi