Fakta Unik: 93 Siswa Sekolah Rakyat Natuna Mulai Tempati Asrama, Siap MPLS!

Siswa dan guru Sekolah Rakyat Natuna resmi menempati asrama menjelang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Pendaftaran masih dibuka untuk keluarga kurang mampu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik: 93 Siswa Sekolah Rakyat Natuna Mulai Tempati Asrama, Siap MPLS!
Siswa dan guru Sekolah Rakyat Natuna resmi menempati asrama menjelang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Pendaftaran masih dibuka untuk keluarga kurang mampu. (Merdeka.com)

Siswa dan guru Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, telah mulai menempati asrama mereka sejak Ahad pagi. Kedatangan ini menandai persiapan awal menjelang dimulainya kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan segera dilaksanakan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Natuna, Puryanti, mengungkapkan bahwa MPLS dijadwalkan berlangsung mulai Senin (22/9). Sebanyak 93 siswa akan mengikuti kegiatan ini, meskipun target awal yang ditetapkan adalah 100 orang.

Untuk sementara waktu, kegiatan Sekolah Rakyat Natuna akan menggunakan fasilitas gedung Asrama Haji yang berlokasi di kompleks Masjid Agung. Pendaftaran untuk siswa baru masih dibuka, memberikan kesempatan bagi mereka yang berminat untuk bergabung.

Puryanti menjelaskan bahwa dari target awal 100 anak yang terdaftar, terdapat 11 siswa yang mengundurkan diri seiring berjalannya waktu. Beberapa di antaranya telah digantikan, namun saat ini masih ada kekurangan tiga siswa untuk jenjang SMP dan empat siswa untuk jenjang SMA.

Meskipun demikian, Puryanti tetap optimistis bahwa jumlah siswa akan terus bertambah hingga mencapai target yang diharapkan. Hal ini karena pendaftaran masih dibuka luas bagi calon siswa.

Siswa yang diterima di Sekolah Rakyat Natuna merupakan mereka yang termasuk dalam kategori keluarga kurang mampu, khususnya desil satu dan dua. "Jika ada yang ingin mendaftar, masih diperbolehkan sampai kuota terpenuhi," kata Puryanti, menegaskan komitmen untuk menjangkau lebih banyak anak.

Puryanti juga memastikan bahwa sejumlah sarana dan prasarana penting untuk Sekolah Rakyat Natuna sudah tersedia. Ini mencakup ruang kelas yang memadai, asrama yang nyaman, serta perlengkapan dasar siswa seperti tempat tidur, fasilitas mandi, dan buang air. Meskipun demikian, beberapa kebutuhan lain masih dalam proses pengadaan untuk memastikan kelengkapan.

Para siswa akan menerima delapan set pakaian sekolah, pakaian harian, laptop, tas, sepatu, dan berbagai kebutuhan mendasar lainnya untuk menunjang proses belajar mengajar mereka. "Dari delapan jenis seragam yang akan dipakai, sebagian sudah siap, seperti seragam olahraga, pakaian merah putih untuk SD, biru putih untuk SMP, dan putih abu-abu untuk SMA. Hanya saja, logonya belum dipasang," jelas Puryanti.

Untuk sementara waktu, kebutuhan makan dan snack para siswa masih dipesan melalui pelaku usaha lokal. Namun, seiring berjalannya waktu, semua makanan akan dimasak langsung di lingkungan Sekolah Rakyat. "Penghuni Sekolah Rakyat mendapatkan makan berat tiga kali sehari, kemudian snack dua kali sehari," ujar Puryanti, memastikan asupan gizi siswa terpenuhi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi