Fakta Unik: 45 Dapur Disiapkan! Bupati Luwu Ajak Dasawisma PKK Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Bupati Luwu Patahudding mendorong Dasawisma PKK berkolaborasi menyukseskan program Makan Bergizi Gratis dengan 45 dapur, memastikan administrasi terintegrasi via SIM PKK. Bagaimana perannya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik: 45 Dapur Disiapkan! Bupati Luwu Ajak Dasawisma PKK Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis
Bupati Luwu Patahudding mendorong Dasawisma PKK berkolaborasi menyukseskan program Makan Bergizi Gratis dengan 45 dapur, memastikan administrasi terintegrasi via SIM PKK. Bagaimana perannya? (AntaraNews)

Bupati Luwu, Patahudding, secara resmi meminta dan mendorong seluruh Dasawisma PKK di wilayahnya untuk aktif berkolaborasi. Langkah ini diambil guna menyukseskan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat. Pernyataan tersebut disampaikan di Makassar pada Rabu (08/10).

Inisiatif kolaborasi ini bertujuan memastikan penyediaan makanan bergizi dapat terlaksana secara optimal di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Program MBG diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi dan kesehatan publik.

Untuk mendukung program penting ini, Kabupaten Luwu berencana menyiapkan setidaknya 45 dapur khusus MBG. Kontribusi dari berbagai pihak, termasuk kelompok Dasawisma PKK, menjadi krusial dalam operasionalnya. Hal ini disampaikan Patahudding saat membuka pelatihan aplikasi SIM PKK.

Bupati Luwu Patahudding menegaskan pentingnya peran Dasawisma PKK dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerahnya. Dengan rencana pembangunan 45 dapur MBG, kolaborasi aktif dari kelompok Dasawisma sangat dibutuhkan. Keterlibatan mereka diharapkan dapat memperlancar distribusi dan penyediaan makanan.

Patahudding secara spesifik menyarankan Dasawisma untuk bekerja sama dengan Koperasi Merah Putih. Koperasi ini diharapkan dapat menjadi penyuplai utama sayur dan kebutuhan dapur lainnya. Kemitraan ini tidak hanya mendukung program MBG tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal melalui koperasi.

Kolaborasi ini mencerminkan pendekatan holistik pemerintah daerah dalam mengatasi masalah gizi. Dengan melibatkan komunitas terkecil seperti Dasawisma, program MBG diharapkan lebih efektif. Ini juga memastikan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah.

Di samping dorongan untuk program MBG, Pemerintah Kabupaten Luwu juga fokus pada peningkatan efektivitas administrasi PKK. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Kurniah Patahudding, memperkenalkan Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK. Aplikasi ini berbasis web dan dirancang untuk mempermudah pengelolaan data.

SIM PKK memungkinkan kader PKK mengelola dan melaporkan data kegiatan 10 program PKK secara digital. Dengan sistem ini, seluruh administrasi PKK diharapkan dapat tersusun lebih rapi. Integrasi data menjadi kunci untuk pelaporan yang akurat dan efisien.

Kurniah Patahudding mengungkapkan harapannya agar SIM PKK dapat diterapkan secara optimal di semua tingkatan. Mulai dari Kabupaten, Kecamatan, Desa, Kelurahan, hingga Dasa Wisma. Data yang terintegrasi akan memudahkan pemantauan dan evaluasi program PKK secara menyeluruh.

Untuk memastikan implementasi SIM PKK berjalan lancar, pelatihan khusus telah diselenggarakan selama dua hari. Pelatihan ini melibatkan peserta dari 11 kecamatan di Kabupaten Luwu. Setiap peserta merupakan sekretaris TP-PKK Kecamatan dan Desa/Kelurahan.

Para peserta pelatihan bertugas sebagai operator utama aplikasi SIM PKK di wilayah masing-masing. Mereka dibekali pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengoperasikan sistem tersebut. Tujuannya adalah agar data dapat dimasukkan dan dikelola dengan benar.

Bupati Patahudding menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini. Ia berharap semua peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan menerapkan ilmunya. Penerapan SIM PKK yang optimal akan mendukung keberhasilan program-program PKK, termasuk inisiatif Makan Bergizi Gratis. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan secara signifikan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi