Fakta Mengejutkan! 143 Rumah Rusak Dihantam Angin Puting Beliung Kapuas, Pemkab Salurkan Bantuan Logistik

Bencana Angin Puting Beliung Kapuas meluluhlantakkan 143 rumah dan 17 fasilitas umum. Pemkab Kapuas segera turun tangan menyalurkan bantuan logistik, bagaimana kondisi terkini di lapangan?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Mengejutkan! 143 Rumah Rusak Dihantam Angin Puting Beliung Kapuas, Pemkab Salurkan Bantuan Logistik
Bencana Angin Puting Beliung Kapuas meluluhlantakkan 143 rumah dan 17 fasilitas umum. Pemkab Kapuas segera turun tangan menyalurkan bantuan logistik, bagaimana kondisi terkini di lapangan? (AntaraNews)

Angin puting beliung dahsyat melanda sejumlah desa di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Jumat (13/10) sekitar pukul 16.00 WIB. Bencana ini menyebabkan kerusakan signifikan pada ratusan rumah warga dan fasilitas umum.

Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas segera merespons kejadian tersebut. Tim diturunkan untuk melakukan kaji cepat dan menyalurkan bantuan logistik kebutuhan dasar kepada warga terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pangeran S. Pandingan, menyatakan bahwa bencana dipicu oleh cuaca ekstrem dengan angin kencang disertai hujan deras. Pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk pendataan dan penanganan lebih lanjut.

Bencana angin puting beliung ini menimbulkan kerugian material yang cukup besar di Kabupaten Kapuas. Total 143 unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari kategori rusak berat, sedang, hingga ringan.

Selain itu, sebanyak 17 fasilitas umum juga tidak luput dari amukan angin kencang. Fasilitas-fasilitas ini meliputi balai desa, rumah pembibitan, sekolah, masjid, kantor desa, dan polindes.

Menanggapi situasi ini, Pangeran S. Pandingan menjelaskan, "Kami berkoordinasi dengan pemerintah desa terdampak. Aparat desa melakukan pendataan kerusakan serta pembersihan pohon tumbang di jalan umum." Tim kesehatan setempat juga memberikan perawatan kepada warga yang menjadi korban bencana.

Enam desa di dua kecamatan menjadi lokasi terdampak parah akibat angin puting beliung Kapuas. Desa-desa tersebut berada di Kecamatan Dadahup, yakni Desa Bentuk Jaya, Bina Jaya, Manuntung, dan Harapan Baru.

Sementara itu, di Kecamatan Kapuas Murung, Desa Rawa Subur dan Suka Reja juga mengalami dampak serupa. Pendataan kerusakan masih terus berlangsung untuk memastikan semua korban mendapatkan perhatian.

Di Desa Bentuk Jaya, 19 Kepala Keluarga (KK) terdampak dengan 19 rumah rusak. Desa Bina Jaya mencatat 44 KK terdampak, 44 rumah rusak, dan enam fasilitas umum rusak. Desa Harapan Baru memiliki 64 KK terdampak dan 58 rumah rusak.

Selanjutnya, Desa Rawa Subur melaporkan dua KK terdampak, dua rumah, dan satu fasilitas pertanian rusak. Desa Suka Reja menderita 20 KK terdampak, 20 rumah, dan tujuh fasilitas umum rusak. Desa Manuntung masih dalam proses pendataan.

Setelah kejadian, upaya pemulihan segera dilakukan oleh berbagai pihak. Tim Reaksi Cepat BPBD Kapuas tidak hanya menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga membantu dalam proses pembersihan puing-puing dan pohon tumbang.

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah pemadaman listrik di beberapa desa terdampak. "Hingga malam tadi pukul 20.00 WIB, pendataan masih berlangsung. Beberapa desa dilaporkan mengalami pemadaman listrik akibat bencana tersebut," kata Pangeran.

Meskipun kerugian material cukup besar, hanya satu warga Desa Suka Reja yang dilaporkan mengalami luka ringan. Fokus utama saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan proses pendataan kerusakan selesai dengan akurat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi