Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Riau, Irjen Pol. Asep Safrudin, mengungkapkan dampak positif dari pengoperasian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Kepri. Program ini, yang merupakan bagian dari inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Kepri, tidak hanya fokus pada penyediaan gizi, tetapi juga berhasil membuka lapangan pekerjaan signifikan bagi masyarakat sekitar.
Menurut Kapolda Asep, dapur SPPG ini mengelola dan menyiapkan lebih dari 3.400 paket MBG setiap hari. Untuk memenuhi kebutuhan operasional yang besar ini, dibutuhkan tenaga kerja yang tidak sedikit. Program ini secara langsung memberdayakan ekonomi lokal dengan merekrut warga setempat sebagai bagian dari tim operasional.
Peninjauan langsung oleh Kapolda Asep memastikan bahwa seluruh proses di Dapur SPPG Polda Kepri berjalan profesional. Kebersihan lingkungan, kualitas bahan pangan, serta keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam penyediaan makanan bagi anak-anak sekolah. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Polda Kepri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat secara holistik.
Advertisement
Advertisement
Dapur SPPG Polda Kepri telah menjadi sumber lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar, khususnya di wilayah Nongsa, Batam, tempat salah satu dapur utama berlokasi. Setiap dapur membutuhkan sekitar 30 hingga 40 pekerja yang direkrut dari komunitas lokal. Mereka bekerja mulai dari pukul 04.00 subuh hingga 09.00 WIB, memastikan seluruh proses penyiapan makanan berjalan lancar.
Proses perekrutan mencakup berbagai posisi, mulai dari penyiapan bahan makanan, proses memasak, hingga penyajian dan pendistribusian paket makanan. Eva, selaku Kepala Dapur SPPG Polda Kepri, membenarkan bahwa hampir seluruh pekerja merupakan warga sekitar yang direkrut. Bahkan, sempat dibuka lowongan pekerjaan sebelum operasional dimulai, dan saat ini seluruh posisi telah terisi penuh.
Warga yang bekerja di Dapur SPPG Polda Kepri memiliki beragam tugas, seperti penerima barang, persiapan bahan, pengolahan makanan, pemorsiran, hingga pengemudi untuk pendistribusian. Hal ini menunjukkan bahwa program ini tidak hanya memberikan pekerjaan, tetapi juga beragam pengalaman kerja yang dapat meningkatkan keterampilan masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Selain menciptakan lapangan kerja, Dapur SPPG Polda Kepri juga berperan aktif dalam mendukung sektor pertanian dan perikanan lokal. Program ini membutuhkan pasokan bahan pokok dalam jumlah besar setiap hari, yang sebagian besar dibeli langsung dari petani dan warga yang menjual produk sayur-mayur, ikan, telur ayam, dan ayam potong.
Kapolda Asep menjelaskan bahwa keberadaan dapur ini memudahkan para petani untuk memasarkan hasil produksi mereka. Dengan adanya kebutuhan rutin akan wortel, jagung, sayur mayur, telur, ayam, dan ikan, petani lokal memiliki pasar yang stabil untuk produk mereka. Ini merupakan hal positif yang saling menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.
Inisiatif ini tidak hanya memastikan ketersediaan bahan baku berkualitas untuk program Makan Bergizi Gratis, tetapi juga memberikan dorongan ekonomi yang signifikan bagi produsen lokal. Dengan demikian, Dapur SPPG Polda Kepri menjadi contoh bagaimana program sosial dapat terintegrasi dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Polda Kepri berkomitmen penuh dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis dengan membangun total 9 SPPG di seluruh wilayah hukumnya. Tiga SPPG berlokasi di Kota Batam, tiga di Kabupaten Bintan, satu di Tanjungpinang, satu di Karimun, dan satu di Natuna. Dari jumlah tersebut, dua SPPG telah beroperasi penuh di bawah pengelolaan Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Kepri dan Yayasan Kemala Bhayangkari Polresta Barelang.
Meskipun 7 SPPG lainnya masih dalam proses pembangunan, Kapolda Asep memastikan bahwa standar kebersihan dan keamanan pangan tetap menjadi prioritas utama di setiap dapur yang beroperasi. Proses penyiapan makanan dilakukan dengan sangat teliti untuk menjamin kualitas gizi yang terbaik bagi anak-anak sekolah penerima manfaat.
Dengan jangkauan yang luas dan komitmen terhadap kualitas, Dapur SPPG Polda Kepri tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi ribuan anak, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa sinergi antara kepolisian, yayasan, dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang berlipat ganda.
Advertisement
Sumber: AntaraNews