Lebih dari 500 jurnalis, sejarawan, pejabat, dan pengusaha dari 110 negara berkumpul di Kunming, Provinsi Yunnan, China, pada Sabtu (6/9). Mereka menghadiri Forum Media dan Think Tank Global South 2025 untuk memperkuat kerja sama. Acara ini bertujuan meningkatkan profil Suara Global South dalam urusan global yang semakin kompleks.
Pertemuan penting ini diselenggarakan dengan tema "Memberdayakan Global South, Menavigasi Perubahan Global". Forum berlangsung selama lima hari dan menjadi platform diskusi tingkat tinggi. Para pemimpin serta ahli membahas tantangan global dan potensi kerja sama Selatan-Selatan. Ini adalah forum edisi kedua yang diselenggarakan China, setelah sebelumnya di Brasil.
Inisiatif ini diharapkan dapat mengubah tema forum menjadi proyek nyata dan hasil kebijakan yang konkret. Fokus utama adalah meningkatkan representasi dan pengaruh negara-negara berkembang di kancah internasional. Langkah strategis ini penting untuk masa depan yang lebih seimbang dan inklusif.
Advertisement
Definisi Global South umumnya merujuk pada negara-negara di Afrika, Asia, Amerika Latin, Karibia, dan Oseania. Kawasan ini telah menunjukkan kemajuan ekonomi yang signifikan selama dua dekade terakhir. Pertumbuhan terus berlanjut di berbagai sektor kunci, menandakan potensi besar. Pentingnya kawasan ini dapat dilihat dari data berikut:
Advertisement
Forum Media dan Think Tank Global South 2025 di Kunming menjadi ajang penting untuk menyuarakan aspirasi negara-negara berkembang. Presiden kantor berita negara China, Xinhua, Fu Hua, menyerukan kolaborasi yang erat. "Saya menyerukan kepada media dan think tank untuk bekerja sama dalam memperkuat suara Global South," ujarnya saat sesi pembukaan. Pernyataan ini menegaskan urgensi sinergi.
Partisipasi lebih dari 500 peserta, termasuk jurnalis, sejarawan, pejabat, dan pengusaha, dari 110 negara mencerminkan skala dan kepentingan forum ini. Organisasi internasional dan regional juga turut bergabung. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luas terhadap agenda penguatan posisi Global South.
Diskusi tingkat tinggi selama forum berfokus pada berbagai tantangan global. Topik yang dibahas mencakup perubahan iklim, ketidaksetaraan ekonomi, hingga isu-isu geopolitik. Melalui pertukaran pandangan ini, forum berupaya merumuskan solusi kolektif. Ini adalah upaya nyata untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Salah satu sorotan utama dari forum ini adalah peluncuran resmi Jaringan Kemitraan Komunikasi Bersama Global South. Jaringan inovatif ini melibatkan lebih dari 1.000 media, think tank, dan institusi dari 95 negara dan wilayah. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi tulang punggung bagi pertukaran informasi dan perspektif yang lebih seimbang.
Selain itu, forum juga merilis dokumen kebijakan penting yang dikenal sebagai Konsensus Yunnan. Dokumen ini berkomitmen pada kolaborasi yang lebih mendalam. Kerja sama meliputi produksi berita bersama, penelitian, dan analisis di seluruh institusi Global South. Ini menandai komitmen serius untuk sinergi informasi dan pengetahuan.
Para peserta forum secara aktif berbagi wawasan dan mengusulkan langkah-langkah praktis. Tujuannya adalah untuk mewujudkan tema forum menjadi proyek nyata dan hasil kebijakan yang konkret. Ini termasuk upaya untuk meningkatkan kapasitas media dan think tank di negara-negara selatan. Langkah ini esensial untuk pembangunan yang inklusif.
Advertisement
Sumber: AntaraNews